Rahmat Nurdin, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Rasa Tak Kunjung Datang I

Rasa tidak memiliki wujud sehingga tidak dapat diraba apalagi timbang, dia ada pada setiap benda dan juga ada pada setiap orang. Rasa itu sangat banyak dan beragam dan juga memiliki memiliki warna, tapi warna dalam wujud yang tidak diwujudkan, dia berbeda dengan warna yang berwujud yang dapat dilihat dan diraba seperti hitam, putih dll.

Kalau berbicara masalah rasa sangat banyak dan beragam, namun yang kita maksud dalam tulisan ini adalah rasa seseorang ber-Tuhan, begitu banyak kebaikan yang telah kita usaha dan lakukan dalam hidup ini dalam rangka menjalankan tugas sebagai hamba, apakah rasa yang telah kita rasakan dari kebaikan-kebaikan itu?

Adalah rasa itu berupa sudah merasa banyak berbuat baik? Atau rasa kita yang paling banyak melakukan kebaikan? Dan rasa kita akan masuk surga dengan amal itu? Tentu rasa-rasa ini sering muncul dalam diri kita.

Rasa secara garis besar cuma ada dua rasa baik dan rasa buruk, rasa-rasa ini akan menyesuaikan sesuai dengan kondisi yang dialami oleh seseorang nantinya. Rasa senang, seseorang akan senang jika dia lulus atau dapat pekerjaan dengan gaji yang besar, sebaliknya seseorang akan sedih apabila dia ditolak mentah-mentah di suatu pekerjaan yang didambakannya.

Intinya akan bahagiakah atau susahnya seseorang itu berawal dari rasa yang dia rasakan. Rasa tidak akan muncul dengan sendirinya jika tidak ada yang menjadi pemicunya, jadi rasa hanya akan muncul ketika alat pemicu datang baik dari dalam diri atau dari luar diri.

Baik kita lebih fokuskan sedikit lagi, untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, pemicu apa yang mesti dimunculkan dari dalam diri seseorang, kemungkinan selama ini, kenapa banyak terjadi berbagai permasalahan dalam hidup kita secara individu, keluarga, masyarakat atau dalam tatanan kehidupan yang lebih luas bangsa dan negara.

Kita hampir setiap hari disuguhi oleh berbagai informasi dari berbagai media sehingga sangat sulit membedakan mana yang berita yang salah dan mana berita benar, semua sudah bercampur aduk, dan menimbulkan kepusingan dikepala, dan tentu merubah cara kita berfikir, berfikir sempit, cepat putus asa, mudah menghakimi dan meras diri yang paling benar.....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post