Rahasia Tobat
Setiap hari yang kita lewati, bahkan setiap detik yang berlalu, kita di tempatkan pada dua posisi yaitu dalam keadaan ingat atau dalam keadaan lupa, dalam keadaan taat atau dalam keadaan maksiat, dalam keadaan rugi atau dalam keadaan manfaat, dalam. Begitulah seterusnya, tentu sebagai manusia kita akan menempati salah satu dari kedua keadaan tersebut dan itu adalah suatu yang lumrah dalam kehidupan manusia.
Manusia bukanlah malaikat, bahkan dia lebih baik dari malaikat, jika dia mampu mengenali dirinya lebih dalam, sebaliknya akan lebih rendah dari makhluk yang lain jika manusia tidak mengenal hakikat dirinya sendiri.
Menyadari akan diri yang tidak terbebas dari maksiat dan taat, di sinilah salah satu rahasia tobat yang akan kita bicarakan. Tobat tidak hanya dilakukan sekali atu dua kali, namun tobat itu dilakukan berkali-kali dan terus berulang-ulang tanpa henti.
Tobat telah terlebih dahulu di diperintahkan Allah dari pada ibadah yang lain, seperti sholat, puasa dan zakat, bahkan tobat telah di syari'atkan sejak manusia pertama diciptakan yaitu Nabi Adam.
Ketika Nabi Adam melanggar perintah Allah sewaktu berada di surga dan akibat pelanggaran itu Nabi Adam di perintahkan untuk keluar dari surga (turun ke bumi) dengan meninggalkan segala bentuk atribut surga.
Menyadari akan kesalahan dan kelalaiannya, hal pertama yang dilakukan oleh Nabi Adam adalah bertobat dari kesalahan yang ia lakukan, permohonan Nabi Adam diabadikan dalam al-quran (rabbana zhalamna anfusana wa inllan taghfirlana watarhamna lanakunanna minal khasirin).
Nabiyuna Muhammad SAW kekasih Allah, alam semesta ini tercipta dari pancaran Nur beliau dalam sehari beliau mintak ampun pada Allah seratus kali, maksum dari segala perbuatan yang sia-sia. lalu bagaimana dengan kita kiri-kanan atas bawah di hiasi dengan maksiat.
Orang yang taat semestinya juga banyak bertobat, agar terhindar dari merasa diri yang paling suci, paling sholeh dan memang rata-rata penyakit orang sholeh merasa diri paling suci dan melihat orang lain banyak maksiat.
Penyakit ini sebenarnya yang paling berbahaya bagi ahli taat, di sinilah pentingnya tobat, menyadari bahwa tidak ada seorangpun yang terbebas dari rasa paling suci atau merasa diri lebih dari yang lain.
Tobat tidak hanya untuk orang-orang yang melakukan maksiat, namun bertobat telah ajarkan oleh setiap rasul yang Allah utus ke bumi, mulai dari Nabi Adam. Tentu kita masih ingat dan memahami bagaimana pertobatan Nabi Adam setelah melanggar perjanjian sewaktu beliau di surga.
Tobat nabi Adam ini Allah abadikan di dalam alquran QS:7: 23
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِين
“Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.”
Syariat bertobat telah ada jauh sebelum Nabiyuna Muhammad SAW dilahirkan, artinya bertobat adalah kunci awal untuk membuka ampunan dan redha Allah.
Selagi dan selama nafas kita masih diberi Allah teruslah bertobat atas segala apa yang kita lakukan, jangan bertobat ketika melakukan kesalahan atau maksiat saja, namun dalam kebaikan mestinya juga melakukan tobat.
Allah SWT berfirman "sesungguhnya aku mencintai orang-orang yang bertobat dan mensucikan dirinya".
Orang-orang yang bertobat yang dicintai Allah, maka dapatkanlah cinta Allah dengan selalu bertobat dalam segala keadaan baik dalam taat atau dalam keadaan maksiat, Allah tidak melihat pada taat dan maksiat kita, tapi Allah lihat bagaimana kita kembali padanya. Wallahu 'alam
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan