Rahmat Nurdin, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Spritual Maulidurrasul Untuk Pendidik

Spritual Maulidurrasul Bagi Pendidik

Di dunia modern saat ini, semua berjalan serba cepat bahkan lebih instant dari mie instant. Hal ini hampir terjadi disemua aktifitas kita, mulai dari pekerjaan rumah sampai pekerjaan kantoran, apapun bentuk pekerjaan saat ini berjalan dengan begitu cepat, yang lambat akan digilas oleh waktu, yang cepat akan mengusai.

Tak terkecuali dalam dunia pendidikan, perubahan hampir terjadi di setiap ruang tempat guru mendidik, cara guru mengajar dan mendidik dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan pendidikan.

Keberhasilan mengajar dan mendidik guru tidak hanya di dasarkan semata-mata hanya pada metode atau cara yang digunakan oleh guru. Ada hal lain yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan mengajar dan mendidik seorang guru.

Hal yang paling berpengaruh itu adalah kekuatan spritual seorang guru, kenapa harus spiritual? Karena ini adalah inti dari pendidikan, dalam pendidikan kita selama ini pembelajaran masih banyak yang bersifat transfer of nowladge, walaupun berbagai terobosan baru telah di coba, yang terbaru sekarang adalah kurikulum berbasis cinta dan deep learning (pembelajaran mendalam)

Berapapun bagusnya suatu kurikulum kalau para pelaksananya masih memiliki nilai-nilai spritual yang rendah, maka tidak usah terlalu berharap banyak atas keberhasilan pendidikan kita. Realita yang kita alami sekarang, pendidikan kita bagusnya baru di atas kertas atau teori, namun hasilnya masih jauh dari yang diharapkan.

Untuk itu sebelum kita menjadi seorang pendidik, hal pertama yang menjadi contoh bagi pendidik itu siapa? Seorang pendidik mesti memiliki seorang figur dalam dia mendidik, kalau seorang pendidik tidak memiliki figur dalam mendidik maka ilmu yang diajarkan akan terputus alias tidak tidak ada manfaatnya.

Dalam pendidikan islam ini disebut dengan ilmu sanad. Setiap ilmu yang di pelajari dalam islam bersumber dari sang pembawa risalah yaitu Nabi Muhammad SAW. Ilmu yang tidak jelas sumbernya sulit untuk mendapatkan berkahnya, sanad tidak didapatkan pada jalur akademik, kalau kita perhatikan saat ini tidak banyak orang yang memiliki sanad keilmuan yang muncul sebagai pendidik.

Dalam standar pendidikan kita hal ini memang tidak disebutkan, yang ada baru 4 standar kompetensi guru, pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional.

Ilmu yang diajarkan kepada siswa agar lebih berkah dan cepat masuk menyentuh hati para peserta didik, maka seorang pendidik mestinya mendalami ilmu ini terlebih dahulu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post