Praktik Hidroponik di SMA Negeri 14 Medan ( 1 )
Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman dengan menggunakan media air. Sejalan dengan perkembangannya, selanjutnya hidroponik dikenal sebagai pertanian tanpa tanah. Sekarang ini, ada banyak jenis media tanam hidroponik antara lain rockwool, vermiculite, spons, cocopeat, sekam bakar, hidroton, pecahan genting, batu bata, arang dan clay.
Sejatinya, tanaman dapat tumbuh subur di mana pun asalkan nutrisi untuk pertumbuhannya terpenuhi. Karena itu hidroponik dapat dilakukan di mana pun. Media tanam pada hidroponik hanya berfungsi sebagai penyangga menggantikan fungsi tanah. Yang paling penting adalah nutrisi yang dilarutkan di dalam air dapat diserap oleh media dan diteruskan ke akar tanaman.
Tentunya hidroponik juga dapat dilakukan di sekolah. Dengan adanya hidroponik akan membuat lingkungan sekolah menjadi hijau dan asri. Udara di sekitar sekolah juga menjadi bersih karena oksigen yang dihasilkan tanaman sehingga lingkungan sekolah terbebas dari polusi. Selain itu, hidroponik juga menjadi salah satu upaya mendukung kegiatan Go Green yang menjadi program pemerintah. Adanya hidroponik di sekolah juga akan menumbuhkan karakter cinta lingkungan, menghargai pekerjaan petani dan memotivasi jiwa wira usaha.
SMA Negeri 14 Medan di bawah pimpinan kepala sekolah Eva Fitra, S.Pd., M.Si., mulai berbenah dalam banyak hal. Salah satunya membuat program hidroponik. Dalam suatu kesempatan beliau berdiskusi dengan guru mata pelajaran Prakarya untuk melaksanakan program hidroponik di sekolah. Tentu saja hal ini disambut baik. Maka dimasukkanlah program hidroponik ini dalam materi pelajaran prakarya.
Hari ini, di kelas XII MIPA3 mulai melakukan penyemaian benih tanaman sawi dan kangkung dengan menggunakan media tanam rockwool. Pada pertemuan sebelumnya telah dijelaskan apa dan bagaimana hidroponik. Bersamaan dengan praktik menyemai ini, juga disampaikan penjelasan bagaimana membuat perangkat hidroponik dengan Wick System sederhana. Diharapkan penyemaian dapat berhasil dengan baik sehingga pada pertemuan selanjutnya dapat dipraktikkan bagaimana memindahkan bibit yang sudah tumbuh.
Untuk pemula, Wick System sangat sesuai. Mengingat mudahnya sistem ini, maka dapat dilakukan oleh semua orang. Wadah tanaman juga memanfaatkan botol air mineral bekas sebagai bagian dari usaha mengatasi masalah sampah plastik.
Untuk penyemaian, masing-masing siswa wajib menyediakan :
1. Rockwool yang dipotong-potong berukuran 2 × 2 cm, minimal 2 buah.
2. Benih tanaman sawi dan kangkung.
3. Styrofoam sebagai wadah untuk menyemai.
4. Pisau/cutter.
5. Tusuk gigi
6. Air
Adapun cara menyemainya sebagai berikut :
1. Tempatkan rockwool di dalam styrofoam dan basahi dengan air dan pastikan rockwool menjadi lembab.
2. Ambil tusuk gigi dan buat lubang padà rockwool sedalam 2 mm.
3. Dengan menggunakan tusuk gigi yang basah, ambil biji sawi ataupun kangkung dan masukkan ke dalam lubang yang sudah dibuat pada rockwool.
4. Tutup styrofoam dan letakkan di tempat yang gelap dan aman.
5. Setelah 2 hari, buka tutup styrofoam. Jika biji sudah berkecambah, kenakan cahaya matahari agar pertumbuhannya optimal.
Setelah penyemaian dilakukan maka pada pertemuan selanjutnya akan dilakukan pemindahan tanaman pada perangkat hidroponik.
Semoga tahap demi tahap hidroponik ini dapat dilakukan dengan baik.
Ayo.., anak-anak tetap semangat.
Jangan takut mencoba.
Mencoba dan gagal adalah hal biasa, namun jangan sampai gagal untuk mencoba. Kegagalan terburuk adalah tidak mencoba. Hanya mereka yang berani gagal yang bisa mencapai banyak hal.
#edisibacalingkungan#
#inginsuksesberanigagal#
#cintalingkungansayangitumbuhan#
#savetheearth#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 14 Februari 2023
.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
