Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mengapa Kurikulum Harus Diadaptasi
Ilustrasi beberapa sekolah di daerah yang berbeda.

Mengapa Kurikulum Harus Diadaptasi

Salam dan bahagia, Ibu Bapak Guru.

Sebelum kita membahas mengapa kurikulum harus diadaptasi, maka kita harus terlebih dahulu memahami apa itu kurikulum. Ada banyak pengertian kurikulum yang dikatakan oleh para ahli pendidikan, antara lain :

1. Prof.Dr.S.Nasution, bahwa kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk melancarkan proses belajar mengajar.

2. Dr. Nana Sudjana, mengatakan kurikulum adalah kumpulan niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian dilaksanakan dan diterapkan oleh guru di sekolah yang bersangkutan.

3. Menurut Harold B. Alberty, kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada peserta didik atas tanggung jawab sekolah.

4. Saylor, Alexander dan Lewis, ketiga ahli pendidikan ini sepakat bahwa kurikulum adalah semua upaya yang diadakan dan dilakukan oleh pihak sekolah untuk menstimulus peserta didik belajar, baik belajar di dalam kelas, di halaman ataupun di luar sekokah.

Meski para ahli pendidikan tersebut menyatakan dengan redaksi kalimat yang berbeda, namun semuanya memiliki maksud yang sama seperti yang tertuang di dalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 pasal 1 butir 19 yang menyebutkan bahwa kurikulum merupakan seperangkat pengaturan dan rencana mengenai tujuan, isi dan materi pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan. Dengan mudah dapat dikatakan bahwa kurikulum merupakan pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Kurikulum di Indonesia diatur oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui kebijakan publik yang dapat berubah-ubah akibat situasi dan kondisi sosial, budaya, ekonomi, politik dan ilmu pengetahuan serta teknologi yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian kurikulum yang baik adalah kurikulum yang adaptif terhadap situasi dan kondisi satuan pendidikan dan karakteristik peserta didik sehingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan di zamannya.

Mengingat situasi dan kondisi sekolah berbeda-beda, demikian pula latar belakang dan kemampuan siswanya pun berbeda-beda maka kurikulum perlu diadaptasi agar sesuai dengan keadaan satuan pendidikan.

Misalnya, ada sekolah yang berada di daerah pantai, pegunungan, perkebunan, perkotaan, pertanian, perindustrian ataupun daerah pariwisata. Ditambah lagi bahwa perubahan terus saja terjadi di lingkungan kita, maka kurikulum yang ditetapkan secara nasional perlu diadaptasi di tingkat satuan pendidikan. Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ( KOSP) di satu daerah dapat berbeda dengan daerah lainnya sesuai dengan kearifan lokal.

Perbedaan latar belakang satuan pendidikan dan kemampuan siswa menjadi tolak ukur adaptasi KOSP. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap saat peserta didik berkembang sesuai dengan zamannya. Merujuk perkataan Ali bin Abi Thalib : “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya karena mereka hidup bukan di zamanmu,” semakin memperkuat perlunya adaptasi pada kurikulum.

Memiliki kurikulum yang tepat dan relevan merupakan hal yang penting dalam upaya memberikan pendidikan berkualitas bagi siswa oleh sekolah sebagai lembaga pendidikan. Apalagi dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat kurikulum yang disusun oleh pemerintah tidak adaptif dengan kebutuhan siswa.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kurikulum harus diadaptasi karena hal-hal berikut ini :

1. Agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja.

3. Untuk memperbaiki kualitas pendidikan agar siswa siap menghadapi dunia kerja.

4. Efektivitas pembelajaran dapat ditingkatkan karena kurikulum yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, bermakna dan relevan.

5. Meningkatkan motivasi belajar siswa karena mempelajari hal-hal yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.

6. Meningkatkan citra positif sekolah di mata masyarakat karena orang tua dan siswa merasa puas terhadap pendidikan yang diberikan oleh sekolah yang memiliki kurikulum yang sesuai, tepat dan relevan.

7. Terpenuhinya konsep bahwa setiap anak unik dan berbeda.

#adapatasikurikulum#

#zamanberubahdidikanaksesuaizamannya#

#siapberubah#

#belajarsepanjanghayat#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan 9 Juni 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post