SMA Negeri 14 Medan Siap Menuju Mandiri Berubah
Menyongsong tahun ajaran baru 2023/2024, SMA Negeri 14 Medan yang akan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka menggelar Workshop Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan pada 6 -10 Juni 2023.
Alah bisa karena biasa. Begitu pun pengimplementasian Kurikulum Merdeka ini. Itulah sebabnya workshop ini dilaksanakan agar guru dan tenaga pendidikan di SMA Negeri 14 Medan terbiasa dengan perubahan-perubahan yang terjadi dari Kurikulum 13 menjadi Kurikulum Merdeka. Jika sudah terbiasa makan semuanya akan mudah dan bisa dilaksanakan.
Pada acara pembukaan yang dipandu oleh Morlen M Malau, S.Pd., selaku wakil kepala sekolah bidang humas disampaikan tujuan diadakannya workshop yaitu agar guru bisa mengenal dan mengetahui apa dan bagaimana Kurikulum Merdeka.

Eva Fitra, S.Pd.,M.Si., kepala sekolah SMA Negeri 14 Medan menyampaikan bimbingan, arahan dan motivasi bagi guru-guru sehingga workshop ini nantinya dapat bermanfaat agar dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka nantinya dapat berjalan dengan baik. Waktu dua hari selama workshop ini, pastilah dirasakan belum cukup. Hal ini hanya sebagai pemantik semangat agar tidak merasa asing dengan kurikulum baru. Sejatinya, semua guru harus belajar terus menerus sehingga dapat mengetahui Kurikulum Merdeka ini lebih jauh lagi.
Selanjutnya pelaksanaan bimbingan teknis pemanfaatan platform merdeka mengajar di bawah arahan wakil kepala sekolah bidang kurikulum Drs. Hotman Arnol Tampubolon, M. Si., Melky Gunawan Harefa, S.Pd., dan Susylawaty Sinambela, M.Pd.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka ini, SMA Negeri 14 memilih kategori Mandiri Berubah. Di mana SMA Negeri 14 akan menggunakan struktur Kurikulum Merdeka dalam mengembangkan kurikulum satuan pendidikannya dan menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dalam melaksanakan pembelajaran dan asesmen.

Adapun materi workshop adalah sebagai berikut :
1. Pemahaman Kurikulum dan Pembelajaran.
2. Murid sebagai Pusat Pengembangan Kurikulum.
3. Pembelajaran Berdasarkan Prinsip Pembelajaran Paradigma Baru.
4. Struktur Pembelajaran Mendorong Murid Merdeka Belajar.
5. Pemahaman Gagasan dan Prinsip Pendidikan Berdasarkan Pemikiran Ki Hajar Dewantara.
6. Pemahaman untuk Memfasilitasi Murid Agar Tumbuh Sesuai dengan Kodrat.
7. Penerapan Pembelajaran yang Memerdekakan Murid.
8. Aksi Nyata
Workshop ini juga bertujuan agar guru lebih adaptif terhadap perubahan sehingga pelaksanaan Kurikulum Merdeka dapat berjalan optimal. Selain itu butuh persiapan agar guru dapat memahami semua hal tentang isi kurikulum. Belum lagi banyaknya istilah-istilah baru di dalam Kurikulum Merdeka ditambah dengan adanya sebagian guru yang masih belum terampil dalam penggunaan IT yang sangat membutuhkan bimbingan dan arahan agar tidak menimbulkan kebingungan nantinya.
Semoga implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mengatasi learning loss dan menyiapkan generasi z serta alpha dapat surfive di masanya dapat tercapai.
#merdekabelajarmerdekamengajar#
#belajarsepanjanghayat#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 6 Juni 2023

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
