Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pentingnya Disiplin

Pentingnya Disiplin

Kompilasi Amanat Pembina Upacara (2)

Pentingnya Disiplin

Oleh : Melky Gunawan Harefa, S.Pd

Terinspirasi dari para pembina upacara setiap hari Senin, penulis menggagas tulisan ini. Sambil berdiri di bawah cerahnya sang surya yang gagah mentransfer energi cahayanya, penulis berpikir untuk mengumpulkan setiap amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara bergiliran dari kepala sekolah, wakil dan staf serta wali kelas ataupun guru-guru. Uniknya, setiap pembina tampil dengan mengusung tema yang berbeda. Hal ini yang menurut penulis sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Mengabadikannya dalam sebuah tulisan menjadi catatan tersendiri bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dari wejangan yang mereka sampaikan.

Pada upacara hari Senin 31 Juli 2023, yang menjadi pembina upacara adalah Melky Gunawan Harefa, S.Pd. Di awal amanatnya, wakil kepala sekolah bidang kurikulum di SMA Negeri 14 Medan ini, mengajak seluruh peserta untuk selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. “Sebagai umat yang beriman, tentu kita wajib bersyukur atas begitu banyak karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa kepada kita. Begitu pula rasa syukur kita karena kembali dapat melaksanakan upacara bendera sebagaimana yang kita laksanakan setiap hari Senin.” Tentunya, tak lupa pula beliau menyampaikan rasa hormat pada kepala sekokah, wakil kepala sekolah dan staf, guru-guru serta pegawai tata usaha. Demikian pula disampaikan rasa cinta dan bangga kepada seluruh siswa.

Pada kesempatan penyampaian amanat pembina upacara kali ini, tema yang diusung adalah : “Pentingnya Disiplin”. “Disiplin adalah ketaatan (kepatuhan) terhadap peraturan baik secara pribadi ataupun kelompok. Disiplin merupakan suatu sikap yang penting diterapkan dalam kehidupan. Disiplin akan membuat segala sesuatunya menjadi teratur dan mempermudah untuk mencapai tujuan karena disiplin adalah konsep dasar dalam pengendalian dan pengaturan diri.” Demikian dengan lugas pembina upacara yang juga merupakan guru penggerak itu menjelaskan.

“Ananda seluruhnya, mari kita mulai dengan mendisiplinkan diri dari hal-hal yang terlihat sederhana di keseharian kita. Mematuhi tata tertib sekolah, dari mulai datang tepat waktu, pakaian seragam dan atribut sekolah sesuai dengan peraturan hingga cara belajar di dalam kelas. Ananda harus memahami bahwa kedisiplinan bukanlah hal yang dapat kita ciptakan dalam waktu semalam, namun butuh waktu untuk latihan dan pembiasaan. Karena itu, mulailah dengan membiasakan diri mematuhi peraturan yang berlaku. Kita harus terus menerus melakukan disiplin hingga pada saatnya kita akan terbiasa dan mematuhi peraturan tanpa rasa terpaksa. Alah bisa karena biasa.” Begitu paparan beliau yang singkat dan padat dalam amanatnya.

Di akhir wejangannya, wakil kepala sekolah yang juga mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia itu, menguatkan para siswa bahwa dengan disiplin akan memberikan kekuatan pada seseorang untuk mengembangkan dirinya, meningkatkan semua aspek dalam kehidupan yang seterusnya akan menciptakan kemajuan di dalam diri seseorang. Dengan membiasakan disiplin juga akan membuat orang lain menghormati kita dan tidak menutup kemungkinan pula akan menginspirasi orang-orang di sekeliling kita. Pendisiplinan diri juga akan menciptakan image bahwa Anda adalah orang yang dapat diandalkan. Orang dengan tipe seperti ini akan menjadi aset di lingkungan kerjanya. Di awal pembiasaan disiplin memang terasa sulit apalagi harus keluar dari zona nyaman. Namun kesulitan dan ketidaknyamanan itu hanyalah sementara. Pada saatnya semua itu akan berbayar dengan kesuksesan dan hidup yang nyaman di masa mendatang.

“Siaaap..., graaak.” Terdengar suara lantang pemimpin upacara menyiapkan barisan pertanda amanat telah selesai. Semoga kita senantiasa dapat menerapkan kedisiplinan di dalam berbagai lini kehidupan kita.

#disiplinpastisukses#

#alahbisakarenabiasa#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 29 Agustus 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post