Berlatih dan Belajar untuk Menuju Masa Depan yang Gemilang
Kompilasi Amanat Pembina Upacara (4)
Berlatih dan Belajar untuk Menuju Masa Depan yang Gemilang
Oleh : Jhoni Fernando Sinaga, SH., MH.
(Polsek Medan Area)
(Terinspirasi dari para pembina upacara setiap hari Senin, penulis menggagas tulisan ini. Sambil berdiri di bawah cerahnya sang surya yang gagah mentransfer energi cahayanya, penulis berpikir untuk mengumpulkan setiap amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara bergiliran dari wali kelas yang satu ke yang lain. Uniknya, setiap pembina tampil dengan mengusung tema yang berbeda. Hal ini yang menurut penulis sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Mengabadikannya dalam sebuah tulisan menjadi catatan tersendiri bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dari wejangan yang mereka sampaikan.)
Senin, 11 September 2023
Upacara bendera Senin 11 September 2023 di SMA Negeri 14 Medan, bertindak sebagai pembina upacara adalah Jhoni Fernando Sinaga, SH., MH., dari polsek Medan Area. Didampingi Kasi humas Aiptu Junaedi, Ellis Marihot Marojahan Sitorus, SH., MH., Fery Darmansyah Siregar, SH., MH., Zeplin Sianturi, SH., MH., melakukan kunjungan ke SMA Negeri 14 Medan. Tentunya kunjungan ini sangat berarti bagi SMA Negeri 14 Medan di tengah situasi dan kondisi maraknya tawuran pelajar sekarang ini. Pastinya, akan terasa berbeda jika bimbingan dan arahan mengenai kenakalan remaja ini disampaikan sendiri langsung oleh pengayom masyarakat dan penegak hukum.

Dalam amanat pembina upacara, yang pertama disampaikan adalah kiranya kita dapat memaknai pelaksanaan upacara bendera setiap hari Senin, yaitu mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berkorban memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Selanjutnya pembina upacara menyampaikan pesan pahlawan untuk anak bangsa, yaitu4 “Kutitipkan negeri ini kepadamu.” Tentulah yang dimaksudkan adalah kepada generasi penerus. Masa depan bangsa terletak di tangan generasi muda. Untuk itu, generasi muda haruslah mempersiapkan diri guna meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan. “Bagi siswa SMA, haruslah rajin berlatih dan belajar untuk menatap masa depan dan menggapai cita-cita yang lebih cerah. Terus berlatih mengembangkan potensi diri dan rajin belajar untuk meraih prestasi.” Suara pembina upacara terdengar jelas dan peserta upacara mendengarkan dengan hikmat.
“Untuk bisa menyongsong masa depan dan mencapai cita-cita yang gemilang, selain giat belajar perlu dilakukan hal-hal yang mendukung , misalnya menghindari atau tidak melakukan kenakalan remaja. Kenakalan remaja adalah tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan norma hukum.” Pembina upacara mengingatkan hal yang harus dilakukan dan dihindari oleh siswa.

Lebih lanjut lagi disampaikan bahwa saat ini menurut pengamatan pribadi pembina upacara, kenakalan remaja telah meningkat kadarnya menjadi kejahatan remaja. Hal ini dapat dilihat dari kerusuhan-kerusuhan yang dilakukan remaja. Jika sebelumnya remaja melakukan kenakalan seperti tindakan yang tidak menunjukkan sopan santun, namun sekarang sudah berkaitan dengan pelanggaran hukum pidana. Contohnya tawuran. Sering kali tawuran ini dimulai dari perkelahian individu yang meningkat pada perselisihan kelompok. Bahkan tak jarang menggunakan senjata yang sudah direncanakan. Tentu saja hal ini merupakan tindak pidana yang diancam hukuman.
“Menurut penelitian bahwa tingkah laku remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal, masa remaja adalah masa di mana ingin menemukan jati diri. Oleh karena itu, temukan jati diri di dalam kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). Siapakah dirimu sebenarnya, apakah talentamu di bidang olah raga, seni budaya, keagamaan atau bidang akademik. Sementara itu, faktor eksternal berasal dari lingkungan misalnya ajakan bolos dari teman, geng motor, hingga ajakan untuk tawuran. Maka, sebagai siswa harus bijak dalam memilih teman dan pergaulan agar terhindar dari tindak kejahatan remaja tersebut.” Semakin jelas arah pemaparan mengenai kejahatan remaja yang disampaikan oleh pembina upacara.

“Di masa sekarang ini, untuk browsing mengenai kenakalan remaja di internet sangat mudah ditemukan. Artinya jumlah tindak kenakalan remaja sudah semakin meningkat. Kepada para siswa, rajin-rajinlah belajar, karena banyak remaja yang pengetahuan umumnya pun sudah sangat minim. Bahkan Pancasila pun sudah tidak dikenalnya apalagi menjelaskan mengapa Indonesia disebut sebagai negara hukum ataupun negara agraris.” Pembina upacara menyampaikan pengalaman beliau saat menghadapi siswa-siswa yang ikut ujian masuk kepolisian.

Di akhir amanat, pembina upacara menyimpulkan beberapa hal yang harus dilakukan oleh siswa, yaitu :
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Tumbuh kembangkan rasa cinta tanah air.
3. Tetap berlatih dan belajar untuk menuju masa depan yang gemilang.
4. Jangan melakukan tindakan kenakalan/kejahatan remaja karena hanya akan merugikan diri sendiri dan membawa pengaruh buruk bagi keluarga dan sekolah.
Pada kesempatan ini Waka Polsek Medan Area AKP Khairuddin memberikan apresiasi kepada Arif Fadhil Gulo yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Kebudayaan Sumatera Utara dan akan bertanding di tingkat nasional bulan Oktober mendatang.
Terima kasih banyak kami ucapkan kepada bapak-bapak dari Polsek Medan Area. Semoga kunjungan ini membawa pencerahan bagi kami terutama siswa-siswa SMA Negeri 14 Medan. Kami menunggu kunjungan berikutnya.
#edisiamanatpembinaupacara#
#kunjunganpolsekmedanarea#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 11 September 2023

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
