Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Catatan Buku-8 Pasgardkibra SMA Negeri 14 Medan (1)
Grup Ekskul Tari SMA Negeri 14 Medan, dari kiri ke kanan : Ricca ( XI MIPA1), Galviera, Maribeth, Ginasya, Grace dan Feby kelimanya siswa kelas X-1.

Catatan Buku-8 Pasgardkibra SMA Negeri 14 Medan (1)

Catatan Buku-8 Pasgardkibra SMA Negeri 14 Medan (1) : Setepak Sirih Kami Persembahkan

Sabtu pagi 7 Oktober 2023 event bergengsi digelar di SMA Negeri 14 Medan bertajuk Buku (Bukti dan Baktiku) ke-8 Pasgardkibra ( Pasukan Garuda Pengibar Bendera). Tentunya ada banyak tamu yang diundang. Dari mulai pejabat daerah, petinggi dinas pendidikan, komite sekolah dan tokoh masyarakat serta guru-guru.

Sudah menjadi adat kebiasaan Melayu dalam menyambut tamu agung atau orang yang dihormati yaitu menggelar tari persembahan. Dalam menampilkan tari persembahan ini dilengkapi pula dengan properti tepak sirih lengkap dengan isinya yang akan diberikan kepada tamu terhormat. Begitu pula pada acara pembukaan Buku ke-8 Pasgardkibra SMA Negeri 14 Medan yang diikuti oleh 41 sekokah tingkat SMA/SMK/Aliyah dan SMP/MTs sederajat di Sumatera Utara. Beberapa siswi yang tergabung dalam ekskul tari menunjukkan kebolehannya menampilkan tari Persembahan yang merupakan tarian khas Tanah Deli dan Tari Manduda dari daerah Simalungun.

Ungkapan salam takzim dan hormat yang dikemas dalam media gerak sarat keindahan ini mengandung makna dan pesan-pesan. Properti tepak sirih yang digunakan dalam tari persembahan berisi daun sirih yang dilipat kemudian diberi kapur, pinang, gambir dan tembakau.

Adapun makna yang terkandung di dalamnya adalah sebagai berikut, tepak sirih melambangkan persaudaraan, kekuasaan dan kesuburan. Sirih berarti kebersamaan, pinang berarti keturunan dan adab yang baik budi pekertinya. Kemudian makna kapur sirih yang menjelaskan tentang hati yang bersih mulai sejak lahir hingga tutup usia. Gambir yang mempunyai makna sebagai rasa tabah dalam menjalani hal yang baik dan buruk sedangkan tembakau melambangkan pribadi yang rela berkorban dan saling tolong menolong.

Seiring dengan datangnya tamu undangan musik pun mengalun, lima siswi berbalut pakaian adat Melayu bergerak estetik menampilkan tari persembahan dan menghaturkan tepak sirih pada tamu-tamu kehormatan. Selesai tari persembahan, personil penari bertambah satu orang lagi untuk melanjutkan tari Manduda.

#buku8pasgadrkibra#

#profilpelajarpancasila#

#generasicerdasberkarakter#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 7 Oktober 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post