Jumat Bersih di Sicopusa
“Bu.., ini bunganya dipindahkan saja ke pot yang besar, ya?” Tanya Annisa Faura Angkat atlet karate siswa kelas X-1 SMA Negeri 14 Medan di mana penulis sebagai wali kelasnya. Penulis menyetujui usulnya melihat ukuran tumbuhan yang dimaksudnya sudah semakin besar dibandingkan ukuran potnya. “Ini..., kaca jendelanya dibersihkan.” Ucapku sambil menunjuk ke arah kaca jendela kelas Sicopusa ( Sains Community Sepuluh Satu) yang berdebu. Penulis melihat beberapa siswa bergegas mencari kertas dan segera membersihkan kaca jendela sementara itu tidak sedikit siswa yang hanya duduk-duduk berpangku tangan.
Begitulah, saat wali kelas fokus pada satu kelompok anak, kelompok yang lain lalai melaksanakan tugasnya. Berkeliling mengawasi mereka harus dilakukan agar semua kelompok melaksanakan tugasnya dengan baik. Tanpa pengawasan dan bimbingan wali kelas, anak-anak yang memiliki “bakat pemalas” akan berdiam diri sementara teman-temannya sibuk bekerja membersihkan kelas.
Kegiatan Jumat Bersih berlangsung selama 30 menit sebelum pelajaran dimulai setiap hari Jumat. Anak-anak sudah dibagi menjadi beberapa kelompok kerja seperti menyapu, mengepel, membersihkan jendela, namun kelompok ini tidak efektif bekerja tanpa pengawasan dan bimbingan wali kelas.
Tidak jarang pula terjadi masih banyak yang berpangku tangan meski wali kelas ada di situ, seolah tak ada yang akan dikerjakan. Padahal, ada dedaunan menguning yang bisa dipetik atau memangkas ranting tanaman yang mengering sehingga tumbuhan terlihat segar dan rapi. Belum lagi selokan yang harus dibersihkan dari bungkus jajanan atau permen dengan menggunakan sapu lidi. Letak buku di rak yang harus dibenahi atau menata kembali “taman mini” di pojok kelas.
Sesungguhnya banyak yang bisa dilakukan. “Tidak ramah lingkungan” membuat siswa tak mengerti apa yang harus dilakukannya. Maka, peran wali kelas sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tak bosan dan tidak lelah membimbing mereka.
Teruntuk siswa Sicopusa, “Terima kasih untuk anak-anak hebat yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Apa yang kamu lakukan menjadi teladan bagi yang lain. Teruslah menginspirasi teman-temanmu untuk berbuat yang terbaik. Jangan berhenti melakukan kebaikan. Kesuksesan menantimu. Semoga.”
#rajinpangkalpandaimalaspangkalbodoh#
#ramahlingkunganhidupsehat#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 6 Oktober 2023

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan