Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Suatu Senja di Sekolah Kami
Pemandangan suatu senja di sekolah kami, SMA negeri 14 Medan, Selasa 10 Oktober 2023.

Suatu Senja di Sekolah Kami

Suara azan Ashar dari masjid yang tak jauh dari sekolah kami berkumandang. Itu artinya waktu telah menunjukkan pukul 15.27 WIB, begitu waktu Ashar di Medan kota kami. Hanya kurang 3 menit lagi kelas ekstrakurikuler Biologi yang penulis bimbing segera berakhir. Namun anak-anak terlihat masih asyik dan tekun mengerjakan soal Genetika- Persilangan Dihibrid yang kuberikan. Memang, soal-soal persilangan selalu bikin penisirin (hihihi), apalagi jika soalnya mengenai penurunan sifat pada manusia sehingga tak enak rasanya jika tidak dituntaskan. “Nanggung.., Bu.” Sahut mereka.

“Mau kita tambah waktunya berapa lama ini?” Tanyaku memancing reaksi anak-anak. Akhirnya mereka menghela napas pertanda telah berhasil menyelesaikan soal persilangan. “ Bagaimana hasilnya? Apakah ketetapan pada hukum II Mendel terbukti?” Tanyaku kembali untuk mengarahkan mereka pada kesimpulan. “Iya.., Bu. Diperoleh angka perbandingan 9 : 3 : 3 : 1” Mereka menuntaskan.

Setelah mengucapkan salam, kelas pun bubar. Aku bergegas menuju mushollah. Helaan napas lega keluar dari hidungku ketika telah menyelesaikan tugas ekskul hari itu. Angin berhembus semilir, meluruhkan beberapa dedaunan angsana yang berdiri gagah di tepi lapangan basket. Sang mentari telah bergerak condong ke arah barat membentuk sudut sekitar 280 derajat, intensitas cahayanya mulai berkurang meski masih benderang. Suasana senja itu, menyejukkan hati.

Lapangan basket yang luas kulihat dibagi dua oleh kelompok anak-anak yang sedang berlatih. Ada yang berlatih memasukkan bola ke keranjang, kelompok yang lain berlatih membawa bola. Teriakan mereka ditingkahi dengan suara rebana dari arah joglo yang bersisian dengan lapangan. Beberapa siswa terlihat sedang berlatih lagu-lagu nasyid sebagai persiapan untuk mengisi acara maulid yang akan digelar akhir pekan ini.

Beberapa guru tim manajemen juga terlihat masih belum pulang ke rumah. Masih berkutat di dalam kantor. Mungkin ada pekerjaan yang harus mereka selesaikan. Setelah selesai sholat Ashar sambil menunggu jemputan kunikmati pemandangan sore di sekolah kami. Ckrak...ckrek.., aku pun mengambil foto aktivitas mereka. Mengabadikan kesibukan mereka yang bagiku menyenangkan.

Kuamati mereka dari kejauhan. Melihat mereka berlari menggiring bola, mengelitkan tubuh berusaha menghindar dari kejaran lawan dan melompat tinggi berusaha memasukkan bola ke keranjang. Sesekali terdengar teriakan menyemangati, tak kalah seru alunan rebana turut pula mendayu. Di pintu gerbang, beberapa siswa duduk di meja piket menanti pendaftaran kegiatan pramuka yang akan digelar bulan depan. Sungguh, kegiatan positif untuk menemukan jati diri.

Anak-anak hebat, tetaplah semangat mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Seperti pemandangan yang terjadi pada hari ini. Suatu senja di sekolah kami yang membuat senyum di sudut hati. Ternyata, bahagia itu sederhana.

#memanfaatkanwaktuluang#

#temukanjatidiridiekskul#

#bahagiaitusederhana#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 11 Oktober 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post