Yaa ayyatuhannafsul Muthmainnah
Yaa ayyatuhan-nafsul-muṭma`innah
Ketika roda kehidupan terhenti
Semua cerita tak ada lagi
Isak tangis mengelilingi
Jasad tanpa ruh kini sendiri
Tak ada yang menemani
Semua pergi
Anak, saudara, keluarga tercinta apalagi harta
Hanya kain kafan yang ada
Menahan basahnya tanah
Amal ibadah menjadi tameng pembela diri
Lantunan kidung suci di masa hidup penghibur hati
Bak pelita di gelap gulita
Menunggu datangnya dua malaikat
Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
(Hai jiwa yang tenang)
irji'ī ilā rabbiki rāḍiyatam marḍiyyah
(Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya)
fadkhulī fī 'ibādī
(Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku)
wadkhulī jannatī
(masuklah ke dalam surga-Ku)
Irhamna yaa robbana
Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 5 Oktober 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
