Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Semangat Belajar
Rumesti Gultom, S.Pd., saat bertindak sebagai pembina upacara pada hari Senin 27 November 2023 di SMA Negeri 14 Medan.

Semangat Belajar

Kompilasi Amanat Pembina Upacara (9)

Semangat Belajar

Oleh : Rumesti Gultom, S.Pd

(Terinspirasi dari para pembina upacara setiap hari Senin, penulis menggagas tulisan ini. Sambil berdiri di bawah cerahnya sang surya yang gagah mentransfer energi cahayanya, penulis berpikir untuk mengumpulkan setiap amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara bergiliran dari wali kelas yang satu ke yang lain. Uniknya, setiap pembina tampil dengan mengusung tema yang berbeda. Hal ini yang menurut penulis sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Mengabadikannya dalam sebuah tulisan menjadi catatan tersendiri bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dari wejangan yang mereka sampaikan.)

Senin, 27 November 2023

Pada hari Senin 27 November 2023 adalah giliran siswa kelas XI IPS3 sebagai petugas pelaksana upacara. Dengan demikian wali kelas mereka Rumesti Gultom, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara pula. Jadwal petugas upacara memang sudah dibagikan di awal semester dan setiap giliran bertugas, para siswa diberi kesempatan berlatih pada akhir pekan sebelum hari Senin tiba. Latihan dilaksanakan selama dua jam pelajaran terakhir di hari Sabtu.

Meski setiap petugas selalu berlatih saat menjelang penampilan, namun kesalahan tak luput pula terjadi. Hal ini wajar-wajar saja dan dapat dimaklumi. Mengingat bahwa tampil di depan umum bukanlah sesuatu yang mudah. Nervous, sering kali menyerang siswa saat sedang menjalankan tugas di depan seluruh siswa dan guru-gurunya. Tak masalah, asalkan semua itu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan refleksi diri untuk bisa tampil lebih baik lagi di kesempatan yang lain. Ini salah satu isi pengantar amanat yang disampaikan oleh pembina upacara.

Tema utama amanat pembina upacara kali ini adalah mengenai semangat belajar. Semangat belajar adalah hal yang penting bagi siswa dalam meraih prestasi. Bagaimana mungkin dapat meraih prestasi yang baik jika tidak memiliki semangat belajar.

Rumesti Gultom, S.Pd., guru yang mengampu mata pelajaran PKn ini tampak jeli mengangkat tema amanatnya. Pastinya sebagai guru yang selalu penuh perhatian terhadap perkembangan peserta didiknya, akan dapat menemukan masalah siswa dalam belajar. “Belajar harus dilakukan oleh semua orang. Tidak hanya siswa tetapi juga guru harus selalu belajar. Semua manusia harus selalu belajar sepanjang hidupnya. Karena dalam mengarungi perjalanan hidup selalu ada hal-hal ataupun masalah baru yang kita temukan sehingga kita harus belajar untuk mendapatkan solusinya.” Pembina upacara memulai penjelasannya mengapa kita harus selalu belajar. “Sayangnya, kita sering kali kehilangan semangat belajar,” Lanjutnya lagi.

“Setiap guru yang masuk ke dalam kelas, dipastikan selalu menyampaikan banyak nasihat agar siswa semangat belajar. Kali ini saya mengajak Anda semua untuk menemukan semangat belajar itu di rumah, yaitu orang tua Anda.” Lanjut pembina upacara mengajak peserta didik untuk menemukan semangat belajar mereka di rumahnya masing-masing. “Orang tua kita adalah semangat belajar kita. Kesuksesan seseorang tidak bisa dilepaskan dari peran orang tuanya.

Orang tua adalah sosok yang paling berjasa di dalam hidup kita. Mereka berjuang dari sejak kelahiran kita ke dunia, merawat, membesarkan dan mendidik sehingga kita menjadi manusia dewasa yang memiliki bekal untuk menghadapi kehidupan. Semuanya tidak lepas dari jerih payah orang tua kita. Pengorbanan dan perjuangan orang tua dalam membesarkan anaknya tak ternilai dan tak terbalaskan. Semua orang tua berusaha agar anaknya dapat bersekolah dengan baik sehingga kemudian dapat meraih kesuksesan dalam hidupnya kelak ketika kedua orang tua telah tiada. Untuk itu, apa yang dilakukan oleh orang tua kita ini, hendaknya menjadi penyemangat bagi kita dalam belajar dan meraih prestasi.

Mengingat jasa-jasa mereka dan menjadikannya sebagai pènyemangat belajar, minimal itulah balasan kita terhadap jasa-jasa orang tua kita. Hal ini juga sebagai salah satu cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kita terhadap jasa-jasa dan pengorbanan orang tua kita dan selalu berusaha agar mereka tersenyum serta tidak membebani mereka dengan perilaku yang negatif.”

Pembina upacara menutup amanatnya dengan harapan kiranya apa yang disampaikan dapat dilaksanakan.

#belajarsepanjanghayat#

#ingatjasadanpengorbananorangtua#

#orangtuasebagaipenyemangatbelajar#

#edisikuatkanhati58#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 27 November 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post