Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pasar Kamu di Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (Emang Boleh Sekeren Itu)
Peserta Kemah Literasi PPPSU berfose di depan pintu gerbang Pasar Kamu.

Pasar Kamu di Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (Emang Boleh Sekeren Itu)

Teriakan kagum dari peserta Kemah Literasi yang digelar oleh Perkumpulan Pendidik Penulis Sumatera Utara saat tiba di Pasar Kamu ( Pekan Sarapan Karya Anak Muda) yang terletak di ujung Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, keluar spontan. “Emang boleh sekeren ini?” Ucap peserta dari golongan gen z yang sedang kepo-keponya dengan ungkapan tersebut untuk menyatakan kekaguman terhadap sesuatu.

Tak buang-buang waktu, semua peserta bergegas turun dari odong- odong menyerbu kios tempat penukaran mata uang dengan kepingan berbentuk bulat yang terbuat dari tempurung. Kepingan bulat itu disebut Tempu. Satu keping tempu sama nilainya dengan mata uang dua ribu rupiah. Ini hal keren pertama bagi penulis. Penggunaan tempu sebagai alat pembayaran, menjadi bukti bahwa pengelola Pasar Kamu benar-benar memanfaatkan sumber daya alam di desa Denai tempat lokasi Pasar Kamu berada.

Dari panitia, para peserta mendapatkan subsidi sebanyak 10 tempu yang setara dengan dua puluh ribu rupiah. Tentunya jumlah ini cukup untuk membeli sarapan yang merupakan tanggung jawab panitia. Dengan 10 keping tempu ini, peserta bisa memilih sendiri sarapan apa yang diinginkannya.

Di lokasi terdepan Pasar Kamu, kita disambut dengan pedagang sayur dan buah segar serta aneka kerupuk berbahan ubi kayu dan emping. Penulis langsung menuju pisang kepok kuning yang berkuran besar dan sudah mencapai pertumbuhan optimal, sempurna. “Masak di pohon,” Begitu kami menyebutnya alias bukan karbitan. Terlihat penjual agak kewalahan karena ramainya pengunjung yang berebut memilih buah-buahan yang mereka jual. Hal ini wajar, karena buah-buah tersebut masih segar-segarnya. Penulis pun memutuskan untuk membeli buah karena takut kehabisan dan kemudian menitipkannya pada penjual.

Semua peserta berjalan menyebar untuk melihat makanan dan minuman yang dijual. “Aduh.., gawat ini.” Gumam hati penulis ketika melihat begitu banyaknya jenis makanan dan minuman. Sueerrr..., semuanya mampu membuat kelenjar saliva bekerja ekstra menahan selera. Sambil berjalan penulis membaca nama jenis makanan yang tertera di depan kios. Menurut pengamatan penulis, hampir semua jenis kuliner tradisional Indonesia ada di sana. Dari mulai aneka jenis nasi, lontong, lupis, kicak, serabi, aneka jajanan, wuiiih...pokoknya buanyaaak bingitz. Belum lagi minumannya, dari yang dingin menyegarkan atau yang hangat dan panas menyehatkan. Asalkan ada tempu di kantong, hajaaarrr sooon. Hahaha.

“Nasi Among-among.” Begitu tulisan yang tertera. “Ini, nasinya gimana, Mbak?” Tanyaku pada penjual. “Nasi dengan sayur urap, telur rebus, ikan asin dan kerupuk.” Si Mbak yang manis menjelaskan. Setelah mendapatkan informasi, penulis memutuskan membeli nasi among-among tersebut. Suasana saat itu sangat ramai. Semua kios dipenuhi pengunjung karena memang dagangan mereka berbeda-beda. Semua punya daya tarik tersendiri. Jika mengikuti selera mata, rasanya semua ingin dibeli.

Setelah mendapatkan makanan dan minuman yang diinginkan, pengunjung dapat menikmatinya di atas tikar yang digelar dengan lesehan. Semakin betah berlama-lama di sana karena adanya gelaran budaya tarian tradisional oleh remaja setempat. Gamelan Jawa terdengar dari salah satu sudut lokasi Pasar Kamu. Di sudut yang lain terdengar rentak musik Melayu. Remaja putra dan putri terlihat energik melakukan gerakan-gerakan lincah dan gemulai.

Peserta Kemah Literasi tidak menyia-nyiakan momen ini. Apa lagi ada tawaran bahwa lagu yang dinyanyikan boleh sesuai dengan keinginan pengunjung. Tadaaa..., jadilah lagu “Lemak Manis” dengan sentuhan Melayu yang khas bergema mengiringi keriangan mereka menari. “Eee...aaa, eee...aaa.”

Bagi yang ingin menikmati kerennya Pasar Kamu, pastikan datangnya di pagi hari setelah sholat Subuh. Tempat ini memang dibuka pagi hari khusus pada akhir pekan yaitu di hari Ahad. Jangan sampai kesiangan jika tak ingin kehabisan.

Skuy...., buruan.

#kemahliterasipppsu#

#pasarkamudesadenailama#

#sanggarlingkaran#

#edisikiatkanhati79#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Pasar Kamu, Desa Denai Lama, 17 Desember 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post