Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Eksotiknya Air Pedesaan (Sebuah Catatan Kecil Liburan di Kampung Halaman)
Sumber : Bobo.Grid - Grid.id

Eksotiknya Air Pedesaan (Sebuah Catatan Kecil Liburan di Kampung Halaman)

 

Perjalanan yang panjang menuju kampung halaman tentu saja membuat tubuh ini penat rasanya. Untuk menghilangkan kepenatan dan kegerahan di seluruh tubuh, tak ada yang paling mujarab kecuali mandi, byur...byur...byur.., suegerr...suegerrr...suegerrr. Tak ada yang bisa membantah kehebatan air untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

“Ayo.., mbak. Cepat mandi, biar segar lho.” Penulis menyemangati cucu yang terlihat enggan untuk mandi. Dari bahasa tubuhnya, jelas terlihat bahwa dia ogah melakukan aktivitas yang kusarankan. “Dibasuh wajahnya dulu, Mbak.” Aku mengingatkan sambil mengumpulkan pakaian kotor. Namun setelah beberapa gayung ia menyiramkan air ke tubuh, membersihkan dengan sabun dan menyiram kembali seluruh tubuhnya dari kepala hingga kaki, frekuensi siraman air terdengar semakin cepat dan semangat. Bahkan dia mengatakan : “Segar kali, Uthi. Saya nggak mau berhenti. Enak kali mandi di tempat uyut.” Si Mbak berargumentasi.

“Kok lain airnya ya, Thi.” Timpalnya sambil terus menyiramkan air ke tubuhnya. Memang kelihatan, seakan tak mau berhenti. Untuk pertanyaannya ini, penulis pun harus memberikan jawaban yang tepat untuk pemikiran anak kelas 4 SD ini. “Iya.., Mbak. Air di desa memang lebih segar dari pada air di kota kita.” Aku memulai penjelasan sambil memintanya untuk segera menghentikan aktivitas mandinya. “Kok bisa gitu, Thi?” Aku sudah yakin pertanyaan ini akan berlanjut dan harus menyiapkan jawabannya.

Sambil mengeringkan tubuh dan rambutnya, “Ya.., pertama karena udara dan lingkungan di desa masih bersih. Jika lingkungan kita kotor, maka kita pun akan sulit mendapatkan air bersih.” Aku menambahkan penjelasan lagi. “O..iya. Mbak ingat banyak kali sampah di sungai dekat rumah kita ya, Thi.” Dia mencoba menghubungkan kondisi lingkungan tempat tinggal di kota dengan penjelasanku.

“Nah.., Mbak ingat itu kan. Jadi, kalau air di kota berasal dari Perusahaan Air Minum (PAM) yang kita bayar tiap bulan. Air PAM tersebut bisa berasal dari berbagai sumber yang dikumpulkan di satu tempat. Kemudian air itu dibersihkan lagi dan dialirkan ke rumah-rumah penduduk.” Dia mendengarkan serius sambil menyisir rambutnya yang basah. “Jika sumber air PAM tadi tercemar seperti kebanyakan sungai yang ada di kota, maka pihak PAM akan lebih sulit lagi melakukan upaya pembersihannya. Jadi, kita tidak boleh buang sampah sembarangan yang akan mempengaruhi kebersihan sumber air kita.”

Kupikir jawaban sederhana ini cukuplah untuk memenuhi rasa ingin tahunya. Suatu saat dia akan mencari informasi lebih lanjut lagi. Apakah mengenai sumber air baku dari PAM berupa  mata air, air permukaan dan air tanah yang harus senantiasa terjaga kebersihannya. Seperti bersihnya air di desa yang baru saja ia nikmati kesegarannya. “Uthi, kalau di rumah kita airnya kadang-kadang bau kaporit.” Ia kembali mengingat ciri-ciri air yang dipakainya mandi setiap hari. “Iya.., Mbak. Memang di dalam proses pembersihan air di kota, sering digunakan zat kimia seperti chlor untuk menghindari adanya kuman dan bakteri yang terkandung di dalam air.”

“Masya Allah.., cantik dan segarnya cucu uthi. Ya..udah, sekarang kita sholat dulu ya. Mulai sekarang kita harus jaga lingkungan kita supaya airnya bersih dan segar seperti air di desa Uyut ini. Satu lagi, kita harus hemat menggunakan....” Aku menggantung kalimat untuk dilanjutkannya. “Airrrr.” Lanjutnya ceria.

 

 

#edisikuatkanhati83#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Kabupaten Simalungun, Desa Bahung Kahean, Awal Januari 2024

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post