Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kiat Menebas Kebosanan Siswa Saat Belajar
Siswa kelas X-2 SMA Negeri 14 Medan yang aktif terlibat dalam mengerjakan TTS Biologi.

Kiat Menebas Kebosanan Siswa Saat Belajar

Salah satu indikator berhasilnya kinerja seorang guru dapat dilihat dari antusias siswa mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas. Seorang guru harus dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan dapat menarik perhatian siswa sehingga tidak membosankan. Suasana belajar yang menyenangkan harus diciptakan karena berdampak pada prestasi belajar siswa.

Pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan hormon dopamine yang berperan membawa rangsangan ke seluruh tubuh. Hormon dopamine dapat memengaruhi berbagai aktivitas manusia mulai dari kemampuan mengingat hingga menggerakkan anggota tubuh. Hormon ini juga disebut hormon pengendali emosi. Saat diproduksi dalam jumlah yang tepat, hormon ini akan meningkatkan suasana hati sehingga orang akan merasa lebih senang dan bahagia.

Terkait hal di atas maka seorang guru harus selalu berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan. Bagaimana seorang mengajar di dalam kelas sangat berpengaruh pada minat siswa. Mempelajari banyak model pembelajaran adalah keniscayaan bagi guru untuk menciptakan suasana hati yang senang dan bahagia sehingga siswa tidak bosan belajar. Suasana senang dan bahagia akan membuat siswa dapat mengikuti dan menyerap materi pelajaran sesulit apa pun.

Ada banyak metode yang dapat dilakukan agar siswa tidak bosan belajar di dalam kelas, misalnya :

1. Melakukan hal-hal baru. Sebagai contoh jika biasanya belajar di dalam kelas, sesekali siswa diajak keluar kelas (out door). Hal ini membuat perasaan dan pemikiran siswa menjadi berkembang karena belajar di alam terbuka dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada di lingkungan.

Hal-hal baru lainnya dapat dilakukan dengan inovasi dan kreasi dalam menggunakan metode pembelajaran sehingga siswa akan merasa tertarik dan penasaran dengan metode yang kita gunakan karena dirasa berbeda.

2. Memantik rasa penasaran di dalam diri siswa dengan mengaitkan materi pelajaran dengan kejadian-kejadian unik dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menyelipkan rasa humor saat pembelajaran berlangsung juga dapat membuat siswa betah belajar. Suasana humor yang diciptakan guru juga sebagai wujud kepedulian guru terhadap siswa sehingga siswa akan senang mengikuti pembelajaran.

4. Gunakan media pembelajaran yang melibatkan siswa sehingga ia benar-benar harus berpartisipasi di dalam proses pembelajaran.

Pemilihan metode pembelajaran yang bervariasi juga membuat suasana tidak monoton. Beberapa teknik yang dapat dilakukan misalnya :

1. Saintifik, yaitu melakukan pengumpulan data dengan pengamatan secara langsung dalam kelas. Setelah itu, melakukan proses penelitian atau percobaan secara seksama dan setelah itu guru mengelola sedemikian rupa sampai menemukan beberapa informasi penting. Akhir dari metode ini akan menciptakan kesimpulan berdasarkan data yang telah terkumpul.

2. Realistis. Metode pembelajaran ini mengarahkan guru agar dalam menyampaikan pelajaran hendaknya sekaligus melakukan interaksi sosial dalam kelompok belajar. Sehingga para murid akan saling berbagi pengetahuan dalam kelompok tersebut. Cara seperti ini lebih efektif karena siswa lebih mudah memahami materi pelajaran.

3. Problem Solving.

Seorang guru akan menjelaskan suatu permasalahan dan mendiskusikan dengan siswanya. Dengan adanya diskusi tersebut akan mendapatkan jawaban dan solusi yang menjadi pengetahuan baru. Metode ini fokus pada bagaimana menyelesaikan masalah yang muncul.

4. Konstektual.

Metode ini dapat diterapkan untuk mengontrol suasana dalam kelas. Artinya, ketika melakukan aktivitas tanya jawab hendaknya yang berdasarkan kebutuhan para siswa. Hal ini akan memotivasi para peserta didik untuk aktif bertanya. Di samping itu, peserta didik tidak hanya fokus terhadap teori saja namun juga dengan praktik dan pengalaman langsung sehingga materi pelajaran akan mudah dipahami.

5. Discovery learning. Teknik ini mengajarkan para siswa untuk belajar secara aktif berdasarkan pengalaman. Setelah itu, guru meresponnya dengan ide yang sesuai dengan materi tersebut.

Mudah-mudahan dengan menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi akan membuat siswa menjadi lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran.

#belajaraktifmenyenangkan#

#edisikuatkanhati97#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 16 Januari 2024

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post