Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Umur Belia Rawan Keributan
Devlin Pangihutan Manik, S.Pd., saat bertindak sebagai pembina upacara Senin 15 Januari 2024 di SMA Negeri 14 Medan. (Sumber : OSISSMAN14MEDAN)

Umur Belia Rawan Keributan

Kompilasi Amanat Pembina Upacara (12)

Umur Belia Rawan Keributan

Oleh : Devlin Pangihutan Manik, S.Pd.

(Terinspirasi dari para pembina upacara setiap hari Senin, penulis menggagas tulisan ini. Sambil berdiri di bawah cerahnya sang surya yang gagah mentransfer energi cahayanya, penulis berpikir untuk mengumpulkan setiap amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara bergiliran dari wali kelas yang satu ke yang lain. Uniknya, setiap pembina tampil dengan mengusung tema yang berbeda. Hal ini yang menurut penulis sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Mengabadikannya dalam sebuah tulisan menjadi catatan tersendiri bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dari wejangan yang mereka sampaikan.)

Senin, 15 Januari 2024

Suasana hari ini lumayan teduh. Sang surya terlihat malu-malu memancarkan sinarnya. Keteduhan ini tak membuat kelenjar keringat bekerja ekstra. Ditambah semilir angin dan kicau burung di pepohonan membuat suasana upacara bendera pagi ini begitu hikmat.

Sesuai dengan pembagian tugas pelaksana upacara bendera yang telah ditetapkan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, hari ini adalah giliran kelas X-3 untuk melaksanakan tugasnya. Dengan demikian wali kelas mereka yaitu Devlin Pangihutan Manik S.Pd., bertugas sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Devlin Pangihutan Manik, S.Pd. menyampaikan 3 hal yang dirasa urgen terkait situasi dan kondisi siswa sekarang ini. Pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris ini menyampaikan dengan jelas dan lugas berdasarkan hasil refleksi semester lalu mengenai sarana prasarana, ketertiban umum dan persiapan kelas XII mengikuti ujian akhir dan masuk ke perguruan tinggi yang waktunya sudah mendekat.

Dalam paparannya mengenai penggunaan sarana prasarana sekolah, jelas terlihat kejelian guru muda ini dalam mengamati perilaku siswa sehari-hari di dalam kelas. Dari mulai tidak tertib dalam membuang sampah, penyimpangan penggunaan meja dan kursi, pintu besi hingga pemanfaatan sakelar listrik untuk mengecas gadget mereka yang disinyalir rentan bahaya kebakaran.

Pembina upacara juga mengingatkan kepada siswa di usia mereka yang masih belia tentang perilaku yang mudah terprovokasi untuk membuat keributan yang meresahkan masyarakat. Banyak siswa yang ikut tawuran, membuat keonaran tidak mempertimbangkan akibat yang akan merugikan diri sendiri dan orang tua.

Tata kalimat yang singkat dan padat membuat amanat pembina upacara ini mudah dicerna siswa. Selain itu penyampaian yang komunikatif dari pembina upacara membuat peserta upacara tak bosan mendengarkannya.

Di akhir amanatnya, pembina upacara menyampaikan agar siswa kelas XII harus mempersiapkan diri sedini mungkin untuk menyongsong ujian akhir dan memasuki perguruan tinggi. Mengenali bakat dan potensi diri agar tak salah memilih jurusan di perguruan tinggi nantinya. “Coba kalian perhatikan baliho besar yang terpampang di dekat gerbang sekolah kita. Baca dan cermati baliho tersebut. Itu menjadi motivasi bagi kalian untuk memacu diri mengikuti jejak kakak alumni.” Demikian pembina upacara membakar semangat siswa kelas XII.

Amanat pembina upacara ditutup dengan pantun yang cheren menewen :

Bapak tentara suaranya tegas

Sedang melaksanakan apel pagi

Semangat belajar dan berjuang siswa-siswi SMA 14

Semoga sukses selepas dari sini

Aplaus meriah pun spontan diberikan oleh seluruh peserta upacara setelah mendengar pantun tersebut.

#upacarabenderasenin#

#usiabeliarawankeributan#

#edisikuatkanhati96#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 15 Januari 2024

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post