Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cara Jitu Agar  Anak  Terhindar Kecanduan Gadget
Menyiram bunga, salah satu kegiatan yang menyenangkan. (Sumber : RaRa)

Cara Jitu Agar Anak Terhindar Kecanduan Gadget

Di era yang segalanya serba canggih, menyajikan banyak kemudahan-kemudahan yang berimbas pada karakteristik generasinya. Generasi alpha adalah anak-anak yang lahir pada tahun 2013 ke atas. Mereka lahir di tengah kemajuan teknologi yang tentu saja berbeda dengan generasi sebelum teknologi secanggih sekarang.

Gadget adalah salah satu dari kemajuan teknologi tersebut. Benda ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di zaman sekarang ini. Bagaikan pisau bermata dua, gadget memiliki banyak manfaat namun juga akan mendatangkan mudarat jika tidak dimanfaatkan dengan benar.

Banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya kecanduan gadget. Seharian tidak ada aktivitas lain kecuali bermain gadget. Kekhawatiran orang tua ini tentunya memiliki alasan. Kecanduan gadget akan berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, serta kemampuan sosialisasi mereka. Karena itu, tidak membiarkan mereka larut dengan gadgetnya harus dilakukan.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindarkan anak dari kecanduan gadget seperti membatasi waktu anak bermain dengan gadget sesuai dengan usianya. American Academy of Pediatrics (2013) dan Canadian Pediatric Society (2010) sudah memberikan pedoman waktu screen time sebagai berikut:

• Anak di bawah usia 2 tahun: tidak boleh dibiarkan bermain gadget sendiri, termasuk TV, smartphone, dan tablet.

• Anak-anak usia 2-4 tahun: kurang dari satu jam sehari.

• Usia 5 tahun ke atas: sebaiknya tidak lebih dari dua jam sehari untuk penggunaan rekreasi (tidak termasuk kebutuhan belajar).

Namun tentunya dibutuhkan ketegasan orang tua apabila anak menangis dan memohon untuk diperbolehkan bermain gadget.

Hal berikutnya yang dapat dilakukan adalah menetapkan jadwal kapan mereka bisa bermain dengan gadgetnya. Mengajaknya memilih waktu kapan bermain dengan gadget, membuat anak merasa bahwa mereka diberi kebebasan bermain namun dengan jadwal yang harus dipatuhi dan melibatkannya dalam membuat keputusan.

Trik lainnya adalah dengan mengajak anak melakukan aktivitas lain. Dalam pengamatan penulis, trik ini sangat ampuh. Tidak harus selalu keluar rumah, ada juga banyak aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan di rumah untuk menghibur anak. Misalnya, menyusun puzzle, bercerita, memasak bersama makanan kesukaannya, petak umpet, bernyanyi bersama, membaca buku, menyiram tanaman dan lain-lain.

Seperti yang penulis lakukan saat cucu berkunjung ke rumah. Mengajak mereka mengurusi dan menyiram tanaman, menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi mereka. Mereka lupa dengan gadgetnya. Walau akhirnya harus berbasah-basah ria karena keasyikan mereka menyiram tanaman, setelahnya mereka merasa kelelahan sehingga setelah dibersihkan, mereka makan dan kemudian tertidur. Namun tentu saja hal ini membutuhkan waktu luang dari orang tua untuk membersamai mereka.

Menghabiskan waktu bersama anak diyakini sebagai senjata paling ampuh untuk menjauhkan anak dari gadget. Namun sering kali tuntutan aktivitas orang tua sehari-hari membuat banyak orang tua tidak bisa memenuhi hal ini. Meskipun terdengar sederhana, tapi penelitian sudah membuktikan bahwa anak-anak yang sering dibiarkan sendirian lebih cenderung kecanduan gadget. Jadi, berinisiatif untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan Si Kecil dan menemani mereka melakukan berbagai aktivitas yang menarik merupakan cara paling ampuh menjauhkan mereka dari gadgetnya.

Selain trik-trik di atas, ada banyak faktor pendukung lainnya agar upaya menjauhkan anak dari gadget berhasil. Di antaranya adalah dengan mencontohkan kebiasaan yang baik. Anak-anak cenderung mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya. Jika orang tua ingin anaknya tidak kecanduan gadget maka harus mencontohkan pada anak bahwa orang tua tidak terus menerus menggunakan gadgetnya pula. Minimal, berusahalah untuk tidak menggunakan barang tersebut saat berada di dekat anak. Contohkan kebiasaan yang baik dan sehat seperti bermain bersama, membaca buku, dan lain-lain sehingga anak bisa meniru kebiasaan tersebut.

Sejatinya, ada banyak cara sederhana untuk menghindari anak kecanduan gadget. Namun, kita tidak bisa jujur mengakui bahwa apa yang terjadi karena kelalaian kita.

#edisikuatkanhati113#

#hindarianakdarikecanduangadget#

#membacamenambahilmumenulismangikatilmu#

Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 2 Februari 2024

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post