Ikatlah Ilmu dengan Tulisan
Disarikan dari tausiah Al-Ustaz Muhammad Iqbal, M.Pd.I.
Di Pengajian Ash-habul Jannah-Perisai Pribumi, Medan.
Pada mukadimah tausiah pengajian Ash-habul Jannah, Kamis 1 Agustus 2024, Al-Ustaz Muhammad Iqbal, M.Pd.I., membacakan surat Al-Alaq 1-5 sebagai berikut :
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ - ١
Iqra` bismi rabbikallażī khalaq
Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ - ٢
Khalaqal-insāna min 'alaq
Artinya: "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."
اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ - ٣
Iqra` wa rabbukal-akram
Artinya: "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,"
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ - ٤
Allażī 'allama bil-qalam
Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan pena"
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ - ٥
'Allamal-insāna mā lam ya'lam
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
Tentu saja pembacaan surat ini berhubungan dengan isi dari tausiah yang disampaikan. Dalam surat Al-Alaq ayat 1-5 ini, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mencari tahu (membaca=belajar) siapa penciptanya dan memuliakan-Nya karena sejatinya menuntut ilmu adalah kewajiban bagi seorang muslim dalam kaitannya beribadah kepada Allah SWT.
Dalam melakukan ibadah haruslah dilandasi dengan ilmu. Di dalam surat Al-Isra ayat 36 Allah SWT melarang umat-Nya melakukan sesuatu yang tidak diketahui.
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا
Artinya: "Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya."
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa amalan yang dilakukan tanpa ilmu akan berujung pada kesia-siaan dan ditolak. Sementara itu Rasulullah SAW juga menggambarkan keutamaan orang yang suka mencari ilmu dibandingkan dengan yang ahli beribadah adalah seperti keutamaan bulan di malam purnama atas semua bintang-bintang lainnya.
وقال صلى الله عليه وسلم فَضْلُ العَالِمِ عَلىَ العَابِدِ كَفَضْلِ القَمَرِ لَيْلَةَ البَدْرِ عَلىَ سَائِرِ الكَوَاكِبِ
Artinya: Nabi SAW bersabda, "Keutamaan orang yang berilmu (yang mengamalkan ilmunya) atas orang yang ahli ibadah adalah seperti utamanya bulan di malam purnama atas semua bintang-bintang lainnya." (HR At-Tirmidzi)
Dalam menuntut ilmu, manusia memiliki keterbatasan akal dan pikiran untuk mengingat sesuatu sehingga Allah SWT memerintahkan kita agar mencatat (menuliskannya). “Jika datang ke majelis ilmu, sebaiknya ibu-ibu membawa buku untuk mencatat agar mudah mengingat ilmu yang disampaikan.” Demikian Al-Ustaz muda yang juga sebagai tenaga pengajar di UIN-SU, Medan ini mengingatkan jamaah. Beliau juga meneladani ibunda tercinta yang selalu rajin mencatat jika mengikuti kajian. “Apalagi belajar di usia tua sangatlah sulit, bagaikan mengukir di atas air.” Lanjut Al-Ustaz lagi.
Kita sering mendengar kalimat “Ikatlah ilmu dengan menulisnya”. Kalimat mulia yang sarat mutiara hikmah ini adalah sabda Rasulullah Muhammad (SAW). Dari ‘Abdullah bin ‘Amr (RA) dan Anas bin Malik (RA), Rasulullah (SAW) bersabda:
“Ikatlah ilmu dengan menulisnya” (dalam redaksi yang lain: “Jagalah ilmu dengan menulisnya”).
Imam Syafi'i mengibaratkan ilmu sebagai binatang buruan yang harus diikat dengan tulisan. Syair yang dimaksud berbunyi, "Ilmu itu bagaikan binatang buruan sedangkan pena adalah pengikatnya. Maka, ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat."
Semoga tulisan sederhana ini bisa menjadi motivasi yang kuat dalam menuntut ilmu dan menuliskannya. Minimal bermanfaat untuk diri sendiri, alhamdulillah jika bisa menginspirasi orang lain.
Wallahu a’lam bishowab.
#edisikuatkanhati#
#amaltanpailmusiasia#
#ikatilmudengantulisan#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 2 Agustus 2024
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
