Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Peringatan Detik-Detik Proklamasi di SMA Negeri 14 Medan
Suasana peringatan detik-detik proklamasi di SMA Negeri 14 Medan. (Sumber : OSIS 14 Medan)

Peringatan Detik-Detik Proklamasi di SMA Negeri 14 Medan

Sabtu 17 Agustus 2024 yang baru lalu, Republik Indonesia genap berusia 79 tahun. Momentum bersejarah ini diperingati di seluruh wilayah Republik Indonesia dengan pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di SMA Negeri 14 Medan (SMANEMBEL), upacara peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI ini digelar di lapangan upacara SMANEMBEL dan diikuti seluruh dewan guru, staf, karyawan serta siswa tanpa terkecuali. Hal ini merupakan perwujudan rasa syukur dan ungkapan terima kasih atas jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Pada upacara peringatan detik-detik proklamasi tersebut, kepala sekolah SMA Negeri 14 Medan Eva Fitra, S.Pd., M.Si. bertindak sebagai pembina upacara. Sedangkan yang bertugas sebagai pembaca teks proklamasi kemerdekaan adalah Morlen M. Malau, S.Pd.

Pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan tim pasukan pengibar bendera yang tergabung dalam ekstrakurikuler Pasgardkibra (Pasukan Garuda Pengibar Bendera) yang diiringi tim paduan suara dari ekstrakurikuler paduan suara SMA Negeri 14 Medan.

Kepala Sekolah yang dalam amanatnya membacakan pidato menteri pendidikan dan kebudayaan, riset dan teknologi Nadiem Anwar Makarim yang mengajak seluruh peserta upacara untuk mengingat salah satu pelajaran paling bermakna dalam perjalanan bangsa dan negara Indonesia.

Mendikbudristek mengatakan bahwa : “Tidak akan ada kemerdekaan tanpa perjuangan yang dilakukan dengan bergotong royong. Kemerdekaan Indonesia adalah buah dari gerakan menuju satu cita-cita bersama. Begitu pun dengan cita-cita untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan, harus kita perjuangkan bersama-sama dengan semangat gotong royong. Dalam lima tahun terakhir ini, kita semua telah berjuang dalam gerakan Merdeka Belajar. Saya katakan ini sebuah perjuangan, karena memang jalan yang kita tempuh tidaklah mudah. Kita melakukan perubahan besar dalam banyak hal, mulai dari sistem, cara kerja, sampai pola pikir. Berbagai tantangan dan kesulitan kita hadapi bersama, dan buah manis dari perjuangan itu juga kita rasakan bersama sekarang.”

Pada peringatan dirgahayu RI ke-79 di SMA Negeri 14 Medan ini, Melky Gunawan Harefa, S.Pd. bertugas sebagai pembaca pembukaan UUD 45, Freddy Madyanto Purba, S.Pd. bertugas sebagai ajudan dan R. Siringo-ringo, S.Pd. sebagai dirigen. Pembacaan do’a dipimpin oleh Syahrul Safar Harahap, S.Pd. Semua peserta upacara menundukkan kepala berserah diri kepada-Nya, berharap sepenuh jiwa kiranya Allah swt Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menyertai bangsa ini dalam melangkah dan menentukan arah. Semoga semua cita dan ikhtiar terjelma dan terukir indah serta semua permasalahan yang sulit terwujud menjadi mudah.

Seluruh rangkaian acara peringatan detik-detik proklamasi di SMA Negeri 14 Medan berjalan lancar dan sukses meski waktunya sempat tertunda sekitar setengah jam karena hujan yang turun merahmati bumi persada. Pembawa acara Fitria Mayasari, M.Pd. menutup acara dengan paripurna.

DIRGAHAYU RI KE-79

NUSANTARA BARU INDONESIA MAJU

#edisikuatkanhati#

#dirgahayuhutri79#

#semangatgotongroyong#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 17 Agustus 2024

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post