Langit Biru di Sekolahku (15) Teruslah Belajar
Kompilasi Amanat Pembina Upacara (18)
Teruslah Belajar Karena Hidup Tidak Berhenti Memberikan Pelajaran Pada Kita
Oleh : Tobok Nababan, S.Pd.
(Terinspirasi dari para pembina upacara setiap hari Senin, penulis menggagas tulisan ini. Sambil berdiri di bawah cerahnya sang surya yang gagah mentransfer energi cahayanya, penulis berpikir untuk mengumpulkan setiap amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Setiap hari Senin, yang bertindak sebagai pembina upacara bergiliran dari wali kelas yang satu ke yang lain. Uniknya, setiap pembina tampil dengan mengusung tema yang berbeda. Hal ini yang menurut penulis sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Mengabadikannya dalam sebuah tulisan menjadi catatan tersendiri bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dari wejangan yang mereka sampaikan.)
Senin, 23 September 2024
Senin pagi 23 September 2024, jejak air masih membekas di lapangan upacara SMA Negeri 14 Medan karena hujan yang turun malam sebelumnya. Namun, basahnya lapangan tidak mengubah jadwal upacara yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Semangat nasionalisme harus tetal terjaga.
Untuk upacara bendera kali ini, yang mendapat giliran sebagai petugas upacara adalah kelas XII IPS2. Dengan demikian pembina upacaranya adalah wali kelas mereka yaitu Tobok Nababan, S.Pd.
Sejak hari Sabtu 21 September 2024 terlihat para siswa XII IPS2 telah mempersiapkan diri dengan berlatih sebagai petugas upacara didampingi oleh wali kelasnya. Meskipun upacara bendera rutin dilaksanakan setiap pekan, namun persiapan diri untuk pelaksanaannya merupakan hal yang sangat penting. Apalagi mengingat untuk tampil di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah. Latihan yang dilakukan untuk memantapkan diri agar tampil prima di hari-H.
Di bawah suasana yang sejuk upacara berlangsung tertib dan hikmat. Satu per satu acara berlangsung dengan baik. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari proses latihan yang dilakukan. Dalam amanatnya, pembina upacara mengusung tema pentingnya untuk terus belajar karena hidup tidak berhenti memberikan pelajaran kepada kita.
Diawali dengan menjelaskan definisi belajar yang merupakan suatu upaya yang dilakukan secara sadar untuk berubah baik secara kognitif, psikomotor dan afektif. Secara kognitif perubahan yang terjadi sebagai hasil belajar adalah berubah dari tidak tahu menjadi tahu, sedangkan secara psikomotor terjadi perubahan dari tidak bisa menjadi bisa sedangkan dari sudut pandang afektif ada perubahan sikap dari tidak baik menjadi baik ataupun menjadi lebih baik lagi.
Namun kita bisa melihat hasil belajar yang berbeda-beda pada setiap siswa. Menurut pembina upacara yang juga mengampu mata pelajaran ekonomi ini, bahwa perbedaan itu terjadi karena respons terhadap stimulus yang diterima berbeda-beda. Pembina upacara memberikan contoh respons positif dari beberapa tokoh yang menginspirasi ketika mereka dulu belajar di dalam kelas.
Tokoh pertama adalah Thomas Alpa Edison penemu lampu pijar yang di mana pada awal perjalanan hidupnya di sekolah Thomas bukanlah anak yang pintar. Namun respons yang diberikannya terhadap kegagalan-kegagalan yang menghadangnya sangat baik sehingga akhirnya ia berhasil dengan penemuannya yang bisa kita nikmati sekarang ini yaitu lampu pijar. Demikian pula yang terjadi pada Albert Einstein yang nyaris dikeluarkan dari sekolah karena kebodohannya. Tetapi, Einstein kemudian menyadari hal ini dan dapat bangkit hingga akhirnya menemukan teori yang sangat spektakuler yaitu teori Relativitas e = mc2. Tokoh lain yang diangkat oleh pembina upacara adalah Soichiro Honda yang sukses dengan bisnis otomotifnya. Begitu pula ada banyak tokoh nasional yang dapat dijadikan teladan yang menginspirasi.

Di akhir amanatnya, pembina upacara mengajak semua siswa dan seluruh peserta upacara kiranya dapat memberikan respons yang baik terhadap stimulus-stimulus yang ada di sekitar kita terutama di dalam lingkungan belajar. Kita tidak boleh berhenti belajar karena sejatinya hidup ini tidak berhenti memberikan pelajaran kepada kita. Tak lupa diselipkan doa semoga seluruh siswa kelak meraih kesuksesan dalam hidupnya.
#edisikuatkanhati#
#upacarabenderalestarikannsionalisme#
#janganberhentibelajar#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 24 September 2024
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan