Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Langit Biru di Sekolahku (18) Belajar dari Arang dan Berlian
Illustrasi arang dan berlian. (Insert foto Fitria Mayasari, M.Pd., staf kurikulum SMA Negeri 14 Medan)

Langit Biru di Sekolahku (18) Belajar dari Arang dan Berlian

Tulisan ini terinspirasi dari kegiatan apel pagi yang dilaksanakan setiap Rabu di SMA Negeri 14 Medan. Rabu 16 Oktober 2024 yang bertindak sebagai motivator adalah Fitria Mayasari, M.Pd., guru mata pelajaran Matematika yang sekaligus sebagai salah satu staf kurikulum SMA Negeri 14 Medan.

Ibu dari dua orang anak ini, mengusung tema “Proses Tidak Menghianati Hasil”. Menganalogikan manusia sebagai arang dan berlian, membuat nasehat yang disampaikannya menjadi apik dan asyik didengar. Meski sebuah kisah klasik, namun cerita tentang arang dan berlian dapat menjadi motivasi bagi seseorang untuk meraih kesuksesan.

 

Tentunya kita mengenal kedua benda yang berbeda bentuk dan harganya ini yaitu arang dan berlian, namun sedikit yang mengetahui bahwa keduanya berasal dari zat yang sama yaitu karbon. Lantas jika keduanya berasal dari zat yang sama, kenapa keduanya memiliki nilai yang berbeda ? Perbedaan keduanya adalah pada proses yang dilalui.

Untuk membuat arang, hanya melewati proses yang mudah. Tidak membutuhkan pembakaran yang lama, dalam hitungan beberapa jam, jadilah arang. Sangat berbeda dengan berlian yang melewati proses panas dan tekanan yang tinggi dalam waktu ratusan tahun. Singkatnya, proses terbentuknya berlian memakan waktu sangat lama dengan suhu yang tinggi serta tekanan yang terus menerus, sehingga strukturnya menjadi keras, padat dan kuat. Sementara arang terbentuk melalui pembakaran secara cepat, singkat tanpa adanya pengaruh suhu dan tekanan yang tinggi seperti intan, sehingga strukturnya lebih rapuh.

Nilai jual keduanya pun sangat jauh berbeda. Saat ini untuk satu kilogram arang hanya dihargai rata-rata Rp. 35.000,- sedangkan harga berlian 1 gram berkisar Rp. 2.000.000,- . Sungguh perbedaan nilai yang luar biasa.

Tak cukup sampai di situ, berlian masih harus melewati proses pemotongan untuk dibentuk agar terlihat lebih indah lagi demi meningkatkan nilai jualnya. Berlian harus melewati proses yang menyakitkan lagi untuk membuang semua hal yang kurang indah dari dalam dirinya.

 

Begitu pula dalam hidup ini, kita juga dihadapkan pada berbagai tantangan dan proses sehingga dapat mencapai keindahan dan nilai yang tinggi layaknya berlian, itulah kesuksesan. Berbagai tantangan yang dihadapi adalah cara Tuhan Yang Maha Kuasa untuk membentuk kita menjadi lebih kuat dan berharga. Sebagaimana yang dilewati oleh karbon sehingga menjadi berlian. Proses yang dihadapi adalah bagaimana cara kita merespons dan menghadapi tantangan tersebut sehingga membentuk karakter pada diri kita.

Bila dianalogikan, manusia pun selayaknya arang dan berlian. Struktur tubuh kita sama tersusun dari tulang, daging, dan darah serta sama-sama memiliki potensi dalam diri masing-masing. Namun, bagaimana manusia itu menjalani proses kehidupannya, hal itulah yang membuatnya saling berbeda satu sama lain.

Keindahan dan kemewahan berlian dengan kilauannya muncul karena melalui proses yang sangat luar biasa. Dari berlian kita dapat belajar bahwa jika kita tidak mudah menyerah serta yakin segala kesulitan yang dihadapi selama menjalani proses kehidupan ini, sejatinya akan membentuk kita menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan berharga layaknya berlian.

Setiap manusia memiliki kehendak untuk menentukan akan ke mana dirinya. Ingin berakhir seperti berlian yang kuat, indah dan berharga atau hanya cukup menjadi seperti arang yang rapuh dan harganya murah. Menjadi apa dan bagaimana nasib kita di masa depan adalah tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini. Sejatinya kita semua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan. Tinggal bagaimana kita menjalani dan mengambil kesempatan itu dan tidak menyia-nyiakannya.

 

#edisikuatkanhati#

#arangdanberlian#

#prosestidakmenghianatihasil#

 

 

 

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 17 Oktober 2024

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post