Qodarullah
Manakala diri ini sudah masuk ke dalam grup WA guru-guru VIP peserta Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) Bukittinggi 2024, ada banyak rasa membuncah. Satu yang pasti, rasa bangga dan bahagia kelak bisa bersemuka dengan guru-guru hebat seluruh Indonesia.
Even ini paling ditunggu sejak kali pertama diselenggarakan pada 2017. Alhamdulillah, di tahun 2018 sertifikat bertuliskan Penulis Favorit sempat penulis terima. Meski tidak hadir saat itu karena cedera pada kaki kanan, sertifikat diboyong pulang ke Medan oleh Ketua Umum Perkumpulan Pendidik Penulis Sumatera Utara (PPPSU), Wiwik Puspitasari, M.Pd., penulis 200 lebih judul buku. Tentu saja semangat menulis terus terpacu karena berada di dekatnya. Hal ini sungguh sangat penulis syukuri.
Ketika tahun berikutnya TNGP digelar di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan-Jakarta pada 30 November – 1 Desember 2019, penulis sempat menghadirinya bersama suami. Alhamdulillah, kembali mengantongi sertifikat Penulis Populer dan Narasumber pada perhelatan tersebut.
Ada benang merah yang mengikat hati ini dengan Mediaguru. Ada ikatan yang meski halus bagaikan hifa jamur, namun terasa erat mengikat. Tak bisa berpindah ke lain hati. Begitu adanya, bagai lirik lagu Katon Bagaskara. Setia.
Saat pandemi Covid-19 melanda negeri tercinta, beberapa tahun TNGP terkendala. Sama seperti yang lain, TNGP pun berlangsung secara daring. Penulis sendiri tak terlibat aktif , namun tetap berada di dalam lingkaran. Tak bisa menjauh. Kala itu, PPPSU memusatkan kegiatan TNGP di Istana Maimoon Medan dan terhubung secara daring ke Mediaguru pusat.
Tahun 2023 silam, TNGP kembali dihelat. Penulis tak bisa menghadiri. Hal ini disebabkan karena kegiatan suami yang padat. Yups.., sejak penulis mengalami cedera di kaki kanan, suami tak mengizinkan untuk bepergian ke luar kota sendirian. Insya Allah, semua untuk mendapatkan rida-Nya. Alhamdulillah, kawan-kawan PPPSU yang mengikuti perhelatan bergengsi ini, kembali ke Medan dengan membawa sertifikat Gurusianer Terbaik 2 untuk penulis. Ini merupakan kado terindah di Hari Guru 2023 bagi penulis.
Sekarang di tahun 2024, TNGP digelar di kota bersejarah nan elok negerinya, tinggi adat dan budayanya, Bukittinggi. Saat pendaftaran dibuka, penulis berdiskusi dengan suami untuk mengikutinya. Alhamdulillah, kali ini suami mengizinkan pergi sendiri. Sebenarnya, suami juga ingin ikut serta. Apalagi keinginan beliau untuk bertemu CEO Mediaguru selalu menggebu. Ditambah lagi ada satu keinginan yang belum terwujud, bertemu dengan Pemimpin Redaksi paling cheren, Mas Eko Prasetyo. Entah kenapa pula, tiap kali Mas Eko ke Medan pun mereka tak berjodoh untuk ketemu. Namun karena kondisi kesehatan yang kurang prima, suami mengurungkan niatnya.
Segala persiapan pun dilakukan. Termasuk gamis batik dan kaos literasi yang akan dikenakan saat TNGP di Bukittinggi. Dengan kebesaran hatinya, ketua umum PPPSU menghadiahkan kepada penulis kain batik literasi miliknya, karena pemesanan sudah ditutup. Alhamdulillah, sesuai rencana gamis batik literasi telah selesai dijahitkan. Namun qodarullah, Allah menuliskan takdir indah yang lain bagi penulis.
Kesehatan suami semakin memburuk hingga divonis oleh dokter harus Hemodialisis (HD). Penulis membatalkan semua rencana. Allah menentukan penulis untuk merajut hari-hari penuh cinta bersama suami. Sungguh, ini jelajah literasi penuh rasa. Berbalut do’a nan menghamba, sepenuh jiwa. Berserah diri pada Sang Maha Cinta agar sabar dan tawakal memenuhi rongga dada. Berbaik sangka kepada Allah, bahwa ini bentuk cinta dan sayang pada hamba-Nya.
Gamis batik literasi itu kusimpan pada akhirnya. Tak lagi terpikir apa warna jilbab yang sesuai untuknya. Gamis kaos TNGP yang ku pesan, semoga teman-teman PPPSU tak lupa membawanya. Dari balik jendela rumah sakit Mitra Medika, hati ini berdo’a. Semoga TNGP Bukittinggi berjalan lancar, berkarya dan berjaya.
#edisikuatkanhati#
#tngp2024bukittinggi#
#hemodialisis#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
RS. Mitra Medika Premiere Medan, Lantai 10, Ruang Hemodialisis, 7 November 2024
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan