Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Simon Trisasetia Zai dan Hambani Perkasa Pratama Saragih The Best Duo ELEXONE

Simon Trisasetia Zai dan Hambani Perkasa Pratama Saragih The Best Duo ELEXONE

ELEXONE merupakan akronim dari Eleven EXellent ONE. Kelas XI-1 SMA Negeri 14 Medan ini, berisi anak-anak yang berhasil meraih peringkat 1,2, dan 3 di kelasnya masing-masing saat masih di kelas sepuluh. Amazing. Anak-anak hebat tersebut dikumpulkan di dalam satu kelas yaitu kelas XI Unggul 1 yang kemudian mereka menyebutnya dengan ELEXONE.

Saat rapat dewan guru, penulis ditunjuk sebagai wali kelas mereka. Padahal niat hati ingin rehat menikmati masa persiapan purnabakti. Alih-alih diberi tantangan membersamai anak-anak hebat dengan karakternya masing-masing.

Pertama kali masuk ke kelas ini, iklimnya penuh “ketegangan” karena aura kompetisi. Aroma persaingan di antara mereka terasa kental. Jurus pertama yang penulis lancarkan adalah mengajak mereka untuk "Santuy aja guys”. Penulis merasa harus membawa mereka untuk terbiasa mengakui kelebihan orang lain dan menemukan kekurangan diri.

Seperti halnya kelas-kelas yang lain di awal tahun ajaran, di ELEXONE pun diadakan pemilihan perangkat kelas. Dari mulai pemilihan ketua kelas, wakil, sekretaris dan tak lupa bendahara yang akan mengurusi keuangan kelas. Hasil voting mengangkat Simon Trisasetia Zai sebagai ketua kelas dan Hambani Perkasa Pratama Saragih sebagai wakilnya, Angel Simanjuntak sebagai sekretaris dan Mutiara Nabelia Pangaribuan dipercaya sebagai bendahara di ELEXONE.

Di akhir cerita semester ganjil 2024-2025 suasana masih saja penuh “ketegangan” karena masing-masing penasaran siapa yang menjadi jawara di kelas istimewa ini. Apa lagi orang tua siswa pun ikut “deg-degan” menunggu hasil belajar anak-anaknya yang di kelas sebelumnya nangkring di peringkat 1, 2 atau pun 3. Di ELEXONE ini tentu saja mereka harus siap jika anaknya berada di posisi 35 dari 35 siswa.

Pada umumnya orang tua fokus pada nomor urut rangking, tidak pada nilai hasil belajar yang diperoleh. Sebagai contoh, di kelas 10 siswa A mendapat rangking 2 namun di kelas 11 siswa tersebut berada di posisi 15 di ELEXONE. Tak sedikit orang tua yang mengekspresikan kekecewaan. Padahal nilai yang diperoleh anaknya jauh lebih bagus dibandingkan dengan kelas yang lain karena Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan pertemuan dengan orang tua pada saat penyerahan hasil belajar siswa, penulis membangun komunikasi untuk menyampaikan bahwa hal tersebut biasa saja terjadi di dalam kompetisi. Namun yang luar biasa adalah semangat perjuangan dalam ELEXONE untuk menjadi lebih baik bukan untuk saling menjatuhkan. Semua anak-anak ELEXONE luar biasa. Mereka adalah anak-anak yang memiliki mental juara.

Mental juara adalah sebuah sikap dan pola pikir yang mendorong seseorang untuk selalu berusaha keras, tidak mudah menyerah dan terus berjuang meskipun menghadapi berbagai rintangan. Seseorang dengan mental juara memiliki tekad yang kuat, ketahanan dan kepercayaan diri untuk mengatasi segala tantangan.

Cerita di ELEXONE menjadi semakin menarik karena Simon Trisasetia Zai sang ketua kelas dan wakilnya Hambani Perkasa Pratama Saragih berhasil meraih rangking 1dan 2. The Best Duo dari ELEXONE ini telah berhasil melaksanakan tugas belajarnya sekaligus memenuhi amanah yang diserahkan pada mereka sebagai perangkat kelas.

Dengan penuh tanggung jawab keduanya mengurusi kelas di sela-sela waktu belajar yang padat dan sarat kompetisi. Di tengah jadwal pelajaran dan tugas-tugas yang diberikan oleh guru, mereka masih sempat mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. Simon memilih aktif di ekskul voli sementara Hambani bergelut di OSIS.

Dari survei tipis-tipis yang penulis lakukan keduanya masuk dalam jajaran 5 besar di ELEXONE. Ternyata hasil survei tersebut sesuai dengan hasil prestasi belajar yang mereka torehkan. Simon berhasil mempertahankan prestasinya sebagai rangking 1 umum dan Hambani naik peringkat sebagai rangking 2 umum di mana sebelumnya dia duduk di rangking 3 umum. Wadduuuh..., hati-hati Simon, bisa jadi semester depan Hambani menggeser kedudukanmu. Hehehe. Semangat !!!

Untuk ananda Simon, apresiasi yang tinggi atas segala usaha dan kerja kerasmu. Terus tunjukkan kemampuan terbaikmu. Kamu sudah menunjukkan banyak hal positif selama bersekolah. Semoga terus berkembang dan berprestasi, Kami sangat bangga dengan usaha yang kamu tunjukkan selama ini. Terus berikan yang terbaik untuk masa depanmu.

Untuk ananda Hambani, sikap positif yang kamu tunjukkan di sekolah sangat menginspirasi teman-temanmu. Melihatmu bersekolah dengan penuh tanggung jawab dan disiplin sungguh mengagumkan. Terus pertahankan hal ini.Teruskan usaha dan kerja kerasmu. Kami sangat bangga dengan semua pencapaian yang telah kamu raih. Kamu telah menjalani perjalanan sekolah dengan sangat baik. Semoga terus mempertahankan semangat ini. Tingkatkan terus usaha dan prestasimu. Kami yakin kamu akan semakin sukses di masa depan.

Teruntuk anak-anak ELEXONE, kalian luar biasa. Jaga semangat belajar kalian. Tetaplah menjadi anak kebanggaan orang tua yang kelak berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

#edisikuatkanhati#

#thebestduoelexone#

#mentaljuara#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 3 Januari 2025

#edisikuatkanhati#

#thebestduoelexone#

#mentaljuara#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, Hari ke-3 tahun 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post