Bergembira Menyambut Ramadhan
Ketika melewati areal pemakaman di dekat rumah, terlihat ada yang berbeda. Ada beberapa pedagang bunga tabur musiman di tepi pintu gerbang makam yang sebelumnya tidak ada. Penulis baru tersadar jika Ramadhan hanya tinggal dua pekan lagi akan segera datang. Selain keberadaan pedagang bunga ziarah musiman, fenomena lain yang kerap terjadi adalah ramainya orang melakukan perjalanan semacam piknik ke luar kota menjelang datangnya Ramadhan. Apakah ini salah satu bentuk kegembiraan karena datangnya Ramadhan ? Kegembiraan seperti apa yang harus kita tunjukkan?
Rasulullah SAW bersabda ,”Barang siapa bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah akan melindungi jasadnya dari api neraka.” Kita wajib bergembira karena pada bulan ini penuh keberkahan dan keampunan di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Maka wajarlah jika kita merasa bergembira karena berkesempatan bisa memasuki dan berada di bulan yang mulia ini.
Alhamdulillah segala puji bagi-Mu ya Allah, hanya karena ridho-Mu hingga sampai detik ini hamba masih menghirup napas dunia. Semoga Engkau beri kesempatan hamba untuk bertemu Ramadhan yang penuh keberkahan, kemuliaan dan keampunan.
Ada banyak ragam kegembiraan menyambut datangnya Ramadhan. Yang paling utama tentu saja rasa syukur yang tak terhingga karena diberi kesempatan oleh Allah SWT bisa bertemu Ramadhan. Butuh persiapan jasmani dan rohani agar sehat lahir dan batin ketika memasuki Ramadhan.
Begitu pentingnya persiapan jasmani dan rohani karena di bulan Ramadhan ini seorang mukmin melakukan jihad sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah menjelaskan, “Ketahuilah bahwa seorang mukmin melakukan dua jihad di bulan Ramadhan. Jihad pertama adalah jihad pada diri sendiri di siang hari dengan berpuasa. Sedangkan jihad kedua adalah jihad di malam hari dengan sholat malam. Siapa yang melakukan dua jihad dan menunaikan hak-hak yang berkaitan dengan keduanya, lalu terus bersabar melakukannya, maka ia akan diberi ganjaran di sisi Allah dengan pahala tanpa batas(tak terhingga).
Menurut penulis, inilah kegembiraan pertama dalam menyambut Ramadhan. Dengan mempersiapkan fisiknya agar bisa memenuhi ladang jihad yang terhampar indah di bulan nan penuh keberkahan ini. Bagi para ibu diberi pula nilai plus untuk hal ini karena para ibu yang akan mempersiapkan menu-menu yang dapat memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga selama Ramadhan. Bersemangatlah para ibu, surga menantimu. Jika seluruh anggota dalam keadaan sehat walafiat, Insya Allah semua “jihad” yang dimaksudkan pada hadis di atas dapat pula kita laksanakan dengan baik.
Kegembiraan kedua adalah dengan mempersiapkan batin agar penuh keimanan dalam menyambut Ramadhan karena hanya orang-orang yang beriman yang dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan sesuai syariat.
Dalam surah Al Baqarah ayat 183, Allah menyerukan perintah puasa bagi orang yang beriman karena kalimatnya “ Ya ayyuhallazina amanu…..,” hal ini menunjukkan bahwa perintah puasa bukan semata-mata dapat dilaksanakan oleh orang yang sehat tubuh atau jasmaninya, tetapi Allah Maha Tahu bahwa orang yang dapat melaksanakan puasa adalah orang yang beriman. Karena itu persiapan psikis bagi orang yang akan melaksanakan puasa mutlak diperlukan.
Marhaban ya Ramadhan...
Semoga diri ini bisa beramal ibadah seolah ini menjadi Ramadhan terakhir.
#edisikuatkanhati#
#marhabanyaramadhan#
#siapkanpisikdanpsikis#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 16 Februari 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
