O Iya Ya ( Discovery Learning Tak Utuh)
Tiap kali melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, penulis selalu mengharapkan kata-kata : “O iya ya,” terlontar dari siswa. Kata-kata sederhana ini akan keluar dari mulut siswa tanpa disadari sebagai pertanda mereka telah menemukan sendiri jawaban dari permasalahan pada materi pelajaran yang sedang dipelajari.
Saat ini, ada banyak model pembelajaran yang bisa dilakukan oleh guru di dalam kelas sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan mencapai tujuan. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan mengadopsi berbagai jenis model-model pembelajaran adalah niscaya. Begitu pentingnya suasana belajar yang menyenangkan karena ternyata siswa tidak belajar dari situasi yang tidak menyenangkan baginya. Hal ini penting untuk menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa.
Mengombinasikan satu model pembelajaran dengan model yang lain, acap penulis lakukan. Discovery learning salah satunya. Melalui model pembelajaran discovery learning akan mendorong siswa untuk menyelidiki sendiri, membangun pengalaman dan pengetahuan masa lalu, menggunakan intuisi, imajinasi, kreativitas, mencari informasi baru untuk menemukan fakta, korelasi, juga kebenaran baru. Penulis tidak mengaplikasikan discovery learning secara utuh 100%, tetapi meramunya dengan trik-trik lain.
Dalam hal ini, belajar tidak selalu harus membaca dan menulis di dalam kelas, tetapi siswa akan belajar mencari jawaban dan solusi sendiri secara aktif melalui model pembelajaran yang variatif. Pembelajaran di luar ruangan (out door) menjadi salah satu opsi yang menyenangkan dan dapat membuka cakrawala berpikir siswa. Guru bisa menggunakan cerita, permainan, alat bantu visual, dan teknik yang menarik untuk memancing rasa ingin tahu siswa. Selain itu, guru juga mengarahkan siswa dalam cara berpikir, bertindak, dan refleksi yang baru.
Melalui permainan yang menyenangkan, tanpa sadar siswa digiring untuk menemukan sendiri jawaban dari persoalan yang diberikan. Meminta dan membiarkan mereka membaca untuk menemukan dari masalah-masalah pada materi pelajaran di era sekarang ini, adalah pekerjaan yang sulit. Alih-alih membaca buku, mengerjakan tugas yang diberikan pun banyak yang enggan.
Terlibat dalam permainan, berkompetisi dan saling berlomba untuk mencari jawaban pertanyaan guru menjadi ajang yang seru dan mengasyikkan. Bersamaan dengan mobilitas anggota tubuh yang aktif selain mengikis kebosanan, di ujung cerita akan terucap : “O iya ya,” sebagai indikator tujuan pembelajaran telah tercapai.
#edisikuatkanhati#
#pembelajaranyangmenyenangkan#
#discoverylearning#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 14 Februari 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan