Peringatan Isra' Mi'raj di SMA Negeri 14 Medan Sholat sebagai Pembentuk Karakter
Sabtu 8 Februari 2025 di SMA Negeri 14 Medan dilaksanakan perayaan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW. Mengusung tema “Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Meningkatkan Iman dan Takwa kepada Allah SWT dalam Rangka Mencetak Gen Z yang Berakhlakul Karimah”, acara ini terselenggara sesuai rencana. Hasil kerja besutan anak-anak ROHIS di bawah bimbingan Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan guru agama Islam dan tentu saja dukungan dari kepala sekolah, guru-guru dan seluruh warga sekolah.
Yang paling penting dalam perayaan perjalanan Rasulullah SAW yang di luar nalar ini adalah perintah sholat sebagai oleh-oleh yang dibawa Rasulullah SAW ketika bertemu dengan Allah SWT. Eva Fitra, S.Pd., M.Si., kepala sekolah SMA Negeri 14 Medan dalam kata sambutannya menegaskan bahwa ada perbedaan melaksanakan sholat dengan menegakkan sholat.
Melaksanakan sholat hanya sekadar melakukan gerakan untuk melepaskan kewajiban semata. Sedangkan menegakkan sholat ada sinkronisasi antara apa yang diucapkan oleh lidah, diyakini dengan hati dan otak memerintahkan anggota tubuh untuk menerapkannya dalam kehidupan. Di sinilah sholat dapat berfungsi sebagai pembentuk karakter utama pada anak. Allah SWT menegaskan di dalam surat Al-Ankabut ayat 45 :
اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ
“ Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. “
Dengan melaksanakan ibadah sholat akan terbentuk karakter yang baik seperti disiplin, tanggung jawab, kesabaran dan ketulusan. Sholat bukan hanya sebagai ritual ibadah saja tetapi sebagai sarana untuk membangun karakter dan moral yang baik. Ketika seorang Muslim menegakkan sholat mereka seharusnya membawa nilai-nilai yang diajarkan dalam sholat itu dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika sholat dilaksanakan tepat waktu maka akan menumbuhkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap perintah Allah SWT. Jika sholat dilaksanakan secara berjamaah , selain mendapatkan pahala yang lebih besar hal ini juga akan mempererat kebersamaan. Kekhusyukan di dalam sholat melatih seseorang untuk terbiasa fokus dan tenang, rendah hati dan membangkitkan motivasi kejiwaan untuk selalu berkata dan berperilaku lurus dan benar.
Dalam tausiahnya, Al-ustadz Drs. H. Alamsyah menjelaskan panjang lebar tentang perjalanan Isra’ Mi’raj yang dialami Rasulullah SAW. Ada banyak tamsilan yang Allah SWT berikan melalui peristiwa maha dahsyat ini agar manusia dapat menjalani hidup ini dengan baik, selamat di dunia dan bahagia di akhirat kelak.
Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini ditutup dengan kuis seputar isra’ mi’raj, hiburan nasyid dan tentu saja do’a bersama. Semoga acara i i tidak sekadar seremonial belaka tetapi selalu ada hikmah yang bisa diambil dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan gen-z kepada Allah SWT.
Allohumma aamiin.
Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 8 Februari 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
