Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pekan Kuliner KHAS 2025 ke-4 Wujudkan Masyarakat Kota Medan yang Sehat Jasmani dan Rohani

Pekan Kuliner KHAS 2025 ke-4 Wujudkan Masyarakat Kota Medan yang Sehat Jasmani dan Rohani

Pekan Kuliner KHAS (Halal, Aman dan Sehat) 2025 ke-4 baru saja ditutup oleh Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua Umum MUI Kota Medan DR.H.Hasan Matsum, M.Ag beserta jajarannya. Perhelatan yang digelar pada 2-6 Juli 2025 ini   menjadi ajang pendidikan bagi masyarakat Kota Medan akan pentingnya makanan yang halal, aman dan sehat.

 Perhelatan besutan Pemerintah Kota dan Majelis Ulama Kota Medan ini dapat berlangsung lancar dan sukses tentunya karena didukung oleh banyak pihak sebagaimana pesan Ketua Umum MUI Medan yang terpampang pada photo booth di tengah arena : “Jangan merasa besar sendiri, kita akan besar jika saling membesarkan.”

Masih dari photo booth tadi, penulis mengutip ayat Al-Qur’an yang tertulis di sana : “Wahai manusia makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu.”  (QS. Al-Baqarah ayat 168). Dari sini kita belajar betapa pentingnya mengonsumsi makanan yang halal, aman dan sehat.

Dalam setiap makanan yang dikonsumsi oleh manusia haruslah mengandung zat-zat yang dibutuhkan bagi keberlangsungan hidup. Zat-zat tersebut antara lain :

-       Karbohidrat, yang merupakan sumber tenaga (energi). 

-       Protein, dibutuhkan untuk pertumbuhan, membangun serta memperbaiki sel-sel atau jaringan tubuh yang rusak.

-       Lemak, yang berfungsi sebagai cadangan energi dan terlibat dalam mengendalikan suhu tubuh. 

-       Vitamin dan Mineral, diperlukan untuk metabolisme makanan, pembentukan daya tahan tubuh, untuk mengaktifkan enzim dan hormon serta melindungi serta memelihara susunan dan fungsi organ tubuh. 

-       Air sebagai media transportasi zat-zat makanan dalam tubuh.

Zat-zat tersebut dibutuhkan dalam jumlah yang seimbang untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sehingga dapat beraktivitas dengan baik dan terhindar dari berbagai macam gangguan metabolisme tubuh.

Namun, sering kali di dalam makanan terdapat komposisi yang tidak seimbang. Adanya kekurangan bahkan kelebihan dari zat-zat yang dibutuhkan tersebut sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan baik ringan hingga gangguan yang berat. Selain itu adanya zat-zat aditif yang ditambahkan ke dalam makanan/minuman yang tak sesuai takarannya disinyalir akan memicu terjadinya gangguan-gangguan di dalam tubuh.

Begitu besarnya pengaruh makanan terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan tubuh, maka Allah Swt memberikan petunjuk kepada manusia agar hanya mengonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik (halālan thayyiban) karena akan berpengaruh pada sifat dan perilaku manusia.

Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut :

Tubuh manusia tersusun atas organ-organ (alat-alat tubuh). Setiap organ tubuh terdiri atas jaringan-jaringan, di mana tiap-tiap jaringan disusun oleh sel-sel. Di dalam sel, ada inti sel. Inti sel memiliki  kromosom yang di dalamnya mengandung  gen yang merupakan pembawa sifat-sifat manusia. Gen ini akan diturunkan pada generasi berikutnya.

Selanjutnya di dalam gen terdapat DNA yang khas sebagai pengidentifikasi adanya kekerabatan biologis. Di samping itu, aktivitas dalam tubuh manusia juga dikoordinasikan oleh fungsi syaraf dan fungsi hormon.

Fungsi makanan di dalam tubuh di antaranya sebagai komponen penyusun sel, sehingga dengan demikian pembentukan DNA juga dikembangkan dari makanan. Makanan juga berfungsi sebagai bahan untuk penyusun dan pemelihara fungsi organ serta jaringan termasuk juga fungsi syaraf dan hormon di dalam tubuh.

 

 

Selain jenis zat makanan, jumlah dan komposisi makanan yang dikonsumsi juga mempengaruhi karakter manusia. Sebagai contoh :

-       MSG, konsumsi berlebihan dapat memicu sakit kepala dan mual, yang dapat memicu iritasi dan sikap kasar. Lemak berlebih, terutama lemak jenuh, dapat memicu obesitas dan masalah kesehatan lainnya, yang juga dapat memengaruhi suasana hati dan perilaku. 

 

-       Orang yang biasa berpuasa, di mana ia membatasi waktu dan jumlah makanan yang dikonsumsi,  akan lebih bisa mengendalikan emosinya dibandingkan dengan orang yang tidak pernah berpuasa.

Dengan demikian, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh manusia sangat berpengaruh terhadap sifat dan perilakunya sendiri maupun sifat yang akan diturunkan pada anaknya. Maka bisa dibayangkan pengaruhnya jika makanan itu tidak halal.

Adanya Pekan Kuliner KHAS ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Medan sebagai wahana pendidikan untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan yang halal, aman dan sehat atau halalan thoyyiban.  

Hajatan yang digelar setahun sekali ini tidak hanya menggelar bazar makanan halal, aman dan sehat untuk kesehatan jasmani namun juga digelar berbagai lomba untuk hiburan dan kebutuhan rohani yaitu lomba marhaban, irama padang pasir, senandung qasidah gambus, pildacil,   lomba mewarnai dan tak lupa adanya Haflatul Qur’an bersama qori-qori internasional yang menggetarkan hati dan menenangkan jiwa.

Harapannya hajatan ini akan terus berlangsung di tahun-tahun yang akan datang dengan terobosan-terobosan baru yang akan membawa pada kemaslahatan umat.

#pemkomedan#

#muikotamedan#

#khaske42025#

#sehatdiduniaselamatdiakhirat#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

 

Perisai Pribumi 7, Baiti Jannati, 7 Juli 2025

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post