Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sumpah Pemuda (Gen Z)
Penulis bersama siswa-siswa kelas XII-1 SMA Negeri 14 Medan. (Sumber : Satakasha)

Sumpah Pemuda (Gen Z)

Sumpah Gen Z

Dari definisi sosiologi tentang generasi menggunakan rentang waktu sekitar 15 tahun yang dilansir dari Mc Crindel, memungkinkan kita mendefinisikan setiap generasi dengan lebih terorganisir tanpa harus menunggu peristiwa besar untuk mengakhiri atau memulai generasi baru. Lantas, untuk apa dilakukan pengelompokan generasi? Hal ini dilakukan untuk mengetahui kapan sebuah generasi dimulai dan berakhir. Dengan demikian akan memudahkan perencanaan masa depan dan membandingkan antar generasi dengan lebih akurat sebagai bahan evaluasi untuk kemajuan di masa yang akan datang.

Adapun pengelompokan generasi versi Mc Crindel tersebut adalah sebagai berikut :

1. The Builders (Lahir < 1946)

2. Baby Boomers (Lahir 1946-1964)

3. Generasi X (Lahir 1965-1979)

4. Generasi Y (Lahir 1980-1994)

5. Generasi Z (Lahir 1995-2009)

6. Generasi Alpha (Lahir 2010-2024

7. Generasi Beta (Lahir 2025-2039)

Tulisan ini tidak mengulas tentang karakteristik dari setiap generasi, melainkan mencoba mengaitkan peristiwa Sumpah Pemuda yang terjadi pada tahun 1928 dilakukan oleh generasi The Builders (Lahir < 1946) Indonesia dan pesan moral yang bisa diambil oleh Generasi (Gen) Z saat ini.

Penulis ingin menyampaikan kepada Gen Z tentang bagaimana generasi The Builders yang begitu tangguh melalui masa-masa sulit dengan menjunjung nilai-nilai dan komitmen demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Bagi Bangsa Indonesia sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang memiliki peran sangat penting dalam menyatukan semangat persatuan. Terutama dalam merebut kemerdekaan negara RI. Hasil Kongres Pemuda II yang dibacakan pada 28 Oktober 1928 telah menyatukan kobaran semangat pemuda dari daerah-daerah seluruh Indonesia dalam satu semangat merebut kemerdekaan Indonesia. Itulah sebabnya Sumpah Pemuda diperingati setiap tahunnya, untuk mengingat kembali semangat perjuangan bangsa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 mengusung tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu". Tema ini menggambarkan semangat kolaborasi lintas elemen bangsa dalam mewujudkan kejayaan Indonesia di masa depan. Sementara itu tema ini memiliki makna yang menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak bisa dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama dari seluruh rakyat Indonesia serta peran aktif dan inovasi dari generasi muda baik secara nasional maupun global.

Adapun Gen Z yang lahir antara 1995-2009, adalah generasi yang merasakan manfaat kemajuan teknologi dan internet yang sangat pesat. Kondisi ini memberi mereka akses yang sangat mudah. Tidak mengherankan jika generasi ini tumbuh menjadi individu yang lebih cerdas, sukses, dan sehat. Generasi ini hidup di dalam dunia yang kompetitif sehingga mengharuskan mereka untuk meningkatkan keterampilan dan terus mengembangkan diri.

Membandingkan latar belakang generasi The Builders sebagai pencetus semangat persatuan bangsa dengan Gen Z yang hidup di era teknologi canggih, ada benang merah yang membuat Gen Z sebagai pewaris perjuangan bangsa dituntut untuk bersumpah melanjutkan semangat Sumpah Pemuda. Gen Z bersumpah untuk mendedikasikan diri bertindak sebagai agen perubahan, pembangunan, pembaharuan, dan persatuan demi mendorong kemajuan pembangunan di berbagai bidang.

Gen Z diharapkan mampu mengamalkan semangat persatuan, toleransi, dan keberagaman yang tertuang dalam sumpah tersebut untuk menjaga keutuhan bangsa. Ayo, Gen Z teriakkan sumpahmu untuk mewujudkan kobaran semangat Sumpah Pemuda. Kobarkan semangat Sumpah Pemuda untuk bersatu menjaga keutuhan bangsa dan menanamkan nasionalisme sejak dini.

SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-97.

JAGA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA MENUJU INDONESIA GEMILANG.

#sumpahpemuda97#

#jagakeutuhanbangsa#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Ruang Hd lt.5, RS. Murni Teguh Medan, 27 Oktober 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post