Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Gizi Seimbang Isi Piringku
Kolase foto slogan "Isi Piringku". Insert foto Nadzifa Khalishah Salim Nasution. (Sumber: Adesy)

Gizi Seimbang Isi Piringku

Tulisan ini terinspirasi dari chatingan bersama teman seprofesi Ade Syafrina, S.Pd., guru Geografi di SMA Negeri 14 Medan yang juga mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana. Percakapan berkisar tentang penilaian lomba masak menyambut Hari Guru Nasional yang sudah di ambang pintu. Dari putri beliau Nadzifa Khalishah Salim Nasution, mahasiswa semester 7 jurusan Ilmu Gizi Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan, penulis mendapat ilmu baru tentang pola susunan menu sehat yang dulu populer dengan slogan 4 sehat 5 sempurna. Sekarang ini menjadi Gizi Seimbang Isi Piringku. (“Terima kasih, Dzifa. Telah menginspirasi tulisan ini.”)

Masyarakat kita sangat membutuhkan edukasi tentang pola makan sehat. Agar masyarakat memahami bahwa makanan bukan hanya soal lezat dan kenyang, tetapi juga akan menentukan kualitas hidup. Hal ini tentu saja karena makanan adalah sumber energi dalam melakukan aktivitas kehidupan. Menentukan kualitas hidup melalui asupan makanan menjadi pilihan yang paling cerdas.

Konsep Gizi Seimbang hadir untuk membantu setiap orang mengatur pola makan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan tubuh dalam jangka panjang. Salah satu pedoman praktis yang mudah diterapkan adalah “Isi Piringku”, panduan visual dari Kementerian Kesehatan untuk memudahkan masyarakat mengatur komposisi makanan dalam satu kali makan.

Istilah “Isi Piringku” mulai dipopulerkan oleh pemerintah Indonesia sekitar tahun 2017, sebagai pengganti slogan lama 4 Sehat 5 Sempurna. Konsep dasarnya sudah muncul lebih awal adalah pedoman “Piring Makanku” yang diatur dalam Permenkes No. 41 Tahun 2014. Kemudian di­revisi menjadi “Isi Piringku". Jadi, istilah “Isi Piringku” mulai resmi dipakai dan disosialisasikan sejak 2017, meski akar ide dari 2014.

Konsepnya adalah sebagai berikut :

1. Setengah Piring Berisi Sayur dan Buah

Setengah bagian piring idealnya diisi dengan :

- ⅓ sayuran

- ⅙ buah-buahan

Sayur dan buah kaya serat, vitamin, serta mineral yang membantu mencegah konstipasi, menjaga daya tahan tubuh, mengatur metabolisme, dan melindungi diri dari penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

2. Seperempat Piring Sumber Karbohidrat

Letakkan ¼ piring untuk makanan pokok, seperti nasi, jagung, kentang, ubi, sagu, gandum, dan lain- lain.

Akan menjadi lebih baik jika memilih karbohidrat kompleks yang lebih lama dicerna sehingga memberi energi lebih stabil untuk beraktivitas.

3. Seperempat Piring Sumber Protein

Isi ¼ piring dengan makanan tinggi protein, misalnya : daging, ayam , ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Protein sangat penting untuk membangun sel tubuh, memperkuat otot, dan menunjang tumbuh kembang anak.

4. Batasi Garam, Gula, dan Lemak

Penerapan Isi Piringku harus dibarengi dengan pembatasan:

- Gula maksimal 4 sdm per hari.

- Garam maksimal 1 sdt per hari.

- Lemak maksimal 5 sdm per hari.

Pengendalian ini membantu mencegah obesitas, stroke, penyakit jantung, dan lainnya.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Meski tak terlihat di piring, air adalah bagian penting dari gizi seimbang. Minumlah 6–8 gelas per hari agar tubuh tetap bugar dan metabolisme berjalan baik.

6. Aktivitas Fisik dan Kebersihan

Gizi seimbang juga mencakup:

- Aktivitas fisik minimal 30 menit per hari

- Cuci tangan sebelum makan

- Menjaga kebersihan makanan dan lingkungan

Keenam komponen di atas adalah satu kesatuan yang harus dilakukan. Sebab kesehatan tidak hanya ditentukan oleh apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana tubuh digunakan dalam melakukan aktivitas dan upaya menjaganya agar tetap sehat.

#giziseimbangisipiringku#

#sehatselalu#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 21 November 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post