Salah Membaca Mengubah Arti
Dalam sebuah riwayat dikisahkan pada suatu hari Umar bin Khattab menegur seorang Arab Badui yang salah membaca Al-Qur’an. Saat itu, Umar bin Khattab r.a., khalifah yang terkenal tegas dan adil, sedang berjalan di antara masyarat di suatu daerah. Di sebuah masjid, ia mendengar seorang Arab Badui sedang membaca Al-Qur’an dengan suara lantang.
Namun, tiba-tiba Umar tertegun. Bacaan orang itu keliru dalam pengucapan harakat, sehingga maknanya berubah.
Mendengar hal itu, Umar bin Khattab segera menghampirinya dengan wajah serius, lalu berkata : "Celakalah Engkau ! Janganlah Engkau membaca Al-Qur’an dengan kesalahan seperti itu. Sesungguhnya kesalahan membaca bisa mengubah makna kitab Allah.”
Seketika orang Badui itu tampak ketakutan dan menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, maafkanlah karena Aku tidak tahu. Aku hanya membaca seperti yang kudengar dari orang lain.”
Maka Umar pun menenangkan hati orang Arab Badui tersebut dan berkata dengan lembut, “Belajarlah membaca Al-Qur’an dengan benar. Pelajarilah nahwu dan qira’ah, karena kesalahan kecil dalam bahasa Arab bisa menyesatkan makna besar dalam kitab Allah.”
Sejak peristiwa itu, Umar memerintahkan agar ajaran bahasa Arab dan qira’ah Al-Qur’an diajarkan secara lebih luas, agar umat tidak keliru dalam memahami firman Allah.
Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa kesalahan kecil dalam bacaan Al-Qur’an bisa mengubah makna besar. Belajar tajwid dan bahasa Arab adalah kewajiban bagi umat Islam agar terhindar dari kesalahan dalam membaca ayat-ayat Allah.
Umar menunjukkan ketegasan sekaligus kasih sayang dalam menegur kesalahan. Pemimpin sejati yang peduli pada kemurnian agama, bukan sekadar kekuasaan.
Untuk kita umat Islam di masa sekarang ini, sesungguhnya tidak ada kesulitan untuk mempelajari Al-Quran. Dengan kemajuan teknologi di era digital ini, belajar Al-Qur'an tinggal terletak pada kemauan kita sendiri.
Jika kita tak sempat mengikuti kajian tahsin secara langsung di masjid-masjid, saat ini banyak aplikasi ataupun komunitas yang membuka kajian belajar membaca Al-Qur'an secara online.
Sejatinya, belajar Al-Quran bukan menunggu kapan waktu yang sempat, melainkan memang harus disempatkan agar kita terhindar dari laknat Allah karena kesalahan-kesalahan saat membaca kitabullah.
#edisikuatkanhati#
#belajartahsin#
#sempatkanmembacaalquran#
#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#
Wallahu a'lam bishowab
Baiti jannati, Perisai Pribumi, 5 November 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
