Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar Melepaskan di Ujung Usia
Ilustrasi AI

Belajar Melepaskan di Ujung Usia

Sebuah kabar datang hari ini. Pelan, namun mengguncang ruang-ruang sunyi di dalam dada. Seorang sahabat lama, yang pernah berjalan bersama kita di lorong-lorong masa SMP puluhan tahun silam, telah lebih dulu berpulang.

Percakapan pun bergulir, membuka lembar demi lembar nama yang pernah akrab di hati. Ada yang kini berjalan tertatih, menyimpan sakit dalam diam. Ada yang memilih bersembunyi dari kabar, menjaga dirinya dalam sunyi yang ia pilih sendiri. Ada yang jauh dirawat oleh anak-anaknya, di kota yang tak lagi bisa kita jangkau. Dan ada yang tanpa kita sadari, telah lebih dulu pergi, tanpa sempat kita ucapkan salam perpisahan.

Sahabatku, di usia seperti ini kita mulai mengerti sesuatu yang dulu tak pernah benar-benar kita pahami, bahwa kehilangan bukan lagi sesuatu yang jarang terjadi, melainkan bagian dari hari-hari yang perlahan kita jalani.

Nama-nama yang dulu kita panggil dengan tawa, kini kita sebut dalam doa. Langkah-langkah yang dulu beriringan, kini berjalan sendiri-sendiri menuju arah yang sama, hanya waktunya yang berbeda.

Dan diam-diam, kita sedang belajar satu hal yang paling sulit yaitu melepaskan. Melepaskan teman, melepaskan masa lalu, bahkan perlahan, mempersiapkan diri untuk melepaskan kehidupan itu sendiri.

Namun di balik semua itu, ada kelembutan yang Tuhan titipkan bahwa kita masih di sini. Masih diberi napas, masih diberi waktu, masih diberi kesempatan untuk menata hati yang mungkin pernah lelah, pernah lalai, atau pernah terluka.

Maka biarlah hari-hari yang tersisa ini kita jalani dengan lebih jujur kepada diri sendiri. Lebih banyak bersyukur, meski tubuh tak lagi sekuat dulu. Lebih banyak memaafkan, meski hati pernah disakiti. Lebih banyak berdoa, meski tak semua keinginan bisa kita miliki.

Karena pada akhirnya, yang akan menemani kita bukanlah siapa yang paling lama bersama, tetapi siapa yang paling tulus kita doakan.

Untuk sahabat-sahabat kita yang telah lebih dulu pergi, semoga setiap langkah mereka menuju cahaya. Untuk yang sedang berjuang dalam sakit, semoga setiap rasa menjadi penghapus dosa, dan setiap sabar menjadi jalan pulang yang indah.

Dan untuk kita, yang masih berdiri di sisa waktu ini, semoga kita tidak hanya menua, tetapi juga menjadi bijak. Tidak hanya bertambah usia, tetapi juga bertambah dekat kepada-Nya.

Sebab pada akhirnya, hidup ini bukan tentang seberapa lama kita tinggal, melainkan seberapa siap kita pulang. Dan ketika saat itu tiba, semoga hati kita tidak lagi penuh ketakutan, melainkan penuh ketenangan. Karena kita tahu, kita sedang kembali kepada Pemilik kehidupan.

Ya Allah… jika hari ini Engkau masih memberi kami napas, maka jangan biarkan kami menjalaninya dengan sia-sia. Ampunilah segala dosa-dosa kami.

Lembutkanlah hati kami yang mulai menua, kuatkanlah tubuh kami yang mulai rapuh, dan terangilah langkah kami yang kadang ragu menuju-Mu.

Lapangkanlah kubur sahabat-sahabat kami yang telah lebih dulu kembali kepada-Mu, jadikan setiap amal baik mereka sebagai cahaya, dan pertemukan kami kembali kelak dalam keadaan yang Engkau ridhai.

Ya Allah… untuk sahabat-sahabat kami yang sedang sakit, angkatlah penyakit mereka, gantikan dengan sehat yang membawa keberkahan, dan jika sakit itu menjadi jalan penghapus dosa, maka kuatkanlah hati mereka untuk menjalaninya.

Ya Allah… akhiri hidup kami dengan husnul khatimah, dengan kalimat terbaik di akhir napas kami, dan dengan hati yang tenang saat bertemu dengan-Mu.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

#edisikuatkanhati#

#sahabatdiujungusia#

#husnulkhotimah#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 26 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post