Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Serunya Praktikum
Siswa kelas 12-4 SMA Negeri 14 Medan berfoto bersama setelah selesai praktikum. (Sumber: Boyani)

Serunya Praktikum

 

Pemandangan menarik terlihat di kelas 12-4 usai praktikum enzim. Dengan jas putih yang masih melekat di tubuh mereka, para siswa tampak enggan segera melepas peran barunya. Wajah-wajah penuh bangga itu seolah berkata: hari ini, mereka bukan hanya belajar, tetapi juga “menjadi” ilmuwan.

Tak heran, metode pembelajaran praktikum selalu punya tempat istimewa di hati siswa. Berbeda dengan pembelajaran di kelas yang cenderung teoritis, praktikum menghadirkan pengalaman langsung. Siswa tidak sekadar mendengar penjelasan guru, tetapi ikut menyaksikan sendiri bagaimana sebuah konsep bekerja. Dalam praktikum enzim, misalnya, mereka bisa melihat bagaimana reaksi terjadi dan faktor apa saja yang memengaruhinya. Belajar pun terasa lebih nyata dan mudah dipahami.

Selain itu, praktikum juga melatih keterampilan penting yang sering kali tidak didapatkan dari metode ceramah. Siswa belajar mengamati dengan teliti, mencatat data, bekerja sama dalam tim, hingga menarik kesimpulan. Tanpa disadari, mereka sedang membangun kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah, bekal penting untuk masa depan.

Yang tak kalah penting, praktikum mampu meningkatkan motivasi belajar. Suasana kelas menjadi lebih hidup, interaktif, dan penuh rasa ingin tahu. Momen sederhana seperti mengenakan jas praktikum pun bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan. Wajar jika setelah kegiatan, mereka tak lupa mengabadikan momen dengan berfoto bersama.

Namun, di balik keseruannya, metode praktikum juga memiliki tantangan. Persiapan yang dibutuhkan tidaklah sederhana. Guru harus memastikan alat dan bahan tersedia, prosedur berjalan dengan baik, serta keamanan siswa tetap terjaga. Di sisi lain, keterbatasan fasilitas di sekolah sering menjadi kendala tersendiri.

Antusiasme siswa yang tinggi juga bisa menjadi tantangan dalam pengelolaan kelas. Suasana yang terlalu ramai berpotensi membuat kegiatan kurang terarah jika tidak dikendalikan dengan baik. Belum lagi risiko keselamatan yang harus selalu menjadi perhatian utama selama praktikum berlangsung.

Meski demikian, semua tantangan tersebut bukan alasan untuk menghindari praktikum. Justru sebaliknya, dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang tepat, praktikum dapat menjadi metode pembelajaran yang sangat efektif dan menyenangkan.

Pada akhirnya, senyum bangga siswa yang masih mengenakan jas praktikum adalah bukti sederhana bahwa belajar tidak harus selalu serius dan membosankan. Kadang, dengan memberi mereka kesempatan untuk mencoba dan merasakan, kita sedang membuka pintu menuju pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Siapa tahu, dari kelas sederhana hari ini, akan lahir ilmuwan hebat di masa depan.

 

#serunyapraktikum#

#menjadipenelitimuda#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Langit Biru di Sekolahku, SMA Negeri 14 Medan, 28 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post