Raihana Rasyid

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kesalahan yang Berlalu dalam Diam yang Tak Menegur
Ilistrasi AI

Kesalahan yang Berlalu dalam Diam yang Tak Menegur

Perlunya menata hati, mengelola emosi, sebagai pengendalian diri. Sabar, tabayyun, dan muhasabah untuk hindari prasangka.

********************************************************************************************************************

Sejak 2018, ketika jemariku mulai akrab menari di laman Gurusiana, aku sudah berdamai dengan satu hal, yaitu sepi. Sepi dari komentar, sepi dari tanda suka, sepi dari riuh apresiasi. Aku memilih menulis tanpa syarat. Menurutku menulis sebagai kebutuhan jiwa, bukan untuk menunggu tepuk tangan.

Namun kali ini, ada sepi yang terasa berbeda. Dalam sebuah reportase kegiatan Rabu, 9 September 2026, ada satu kekeliruan kecil yang kutulis tanpa sengaja. Tertulis kelas XII-6, padahal seharusnya XII-5.

Sebuah kesalahan sederhana, yang seharusnya mudah dikenali oleh siapa saja yang menyaksikan langsung peristiwa itu. Karena semua mata hadir, semua tahu, semua menjadi bagian dari cerita hari itu.

Aku menunggu. Barangkali ada satu suara yang menegur dengan lembut. Atau satu pesan singkat yang berkata pelan, “Bu, ada kekeliruan pada penulisan kelas.”

Namun waktu berjalan, dan sepi tetap memilih diamnya. Tidak ada koreksi, tak ada teguran. Bahkan dari mereka yang paling dekat dengan peristiwa itu.

Di titik itu, hatiku terusik. Bukan karena kesalahannya, karena aku sangat mungkin memperbaikinya. Tetapi karena diamnya.

Diam yang tidak hadir sebagai teguran, seperti melewati sesuatu yang sebenarnya terlihat. Diam yang membuatku bertanya dalam hati: “Apakah ini memang tidak dianggap penting, atau memang tidak terlihat sama sekali?”

Namun perlahan, aku belajar menata rasa itu. Barangkali bukan karena tidak peduli. Bisa jadi karena semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing. Bisa jadi karena mengira orang lain sudah menegur. Atau bisa jadi, karena tidak semua orang terbiasa menyampaikan koreksi, meski itu sederhana.

Di situlah aku belajar satu hal kecil yang cukup dalam, bahwa tidak semua kesalahan ditemani teguran. Tidak semua kekeliruan disapa oleh perhatian. Ada yang berlalu begitu saja tanpa suara, tanpa hentian.

Hari ini aku kembali diingatkan, bahwa menulis bukan hanya soal menyampaikan peristiwa. Tetapi juga tentang kesiapan untuk memperbaiki diri, bahkan ketika tidak ada yang mengingatkan.

Maka aku memilih kembali pada niat awal, menulis dengan jujur, memperbaiki dengan sadar, dan melanjutkan dengan lapang. Karena pada akhirnya, yang paling penting bukanlah siapa yang menegur, tetapi apakah kita bersedia memperbaiki ketika sadar telah keliru.

Mungkin, di antara diam yang tak menegur itu, aku sedang belajar satu hal yang lebih luas dari sekadar reportase. Tidak semua yang sunyi berarti tidak peduli, tetapi tidak semua yang berlalu bisa dibiarkan tanpa kesadaran. Sebab ada kesalahan yang cukup diperbaiki tanpa perlu menunggu suara siapa pun.

************************************************************************************************************************

Alhamdulillah, akhirnya kesalahan itu tak berlalu begitu saja. Jazakillah khoir untuk Syarifah Aini Nasution, S.Pd., M.Pd., yang tulus mampir pada tulisan sederhana ini dengan koreksiannya. Always...💙💙💙

******************************************************************************************************************

#edisikuatkanhati#

#menulistanpasyarat#

#membacamenambahilmumenulismengikatilmu#

Perisai Pribumi, Baiti Jannati, 13 September 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post