Terlalu Cepat Kau Pergi
Terlalu Cepat Kau Pergi
Tantangan menulis hari ke 1
Pagi ini langit sangat mendung, semendung hatiku saat mendengar berita kepergianmu di kota Tasikmalaya. Sungguh tidak percaya rasanya kau pergi secepat ini, di saat usiamu masih muda. Ajal memang tidak pernah memandang usia, tidak perlu menunggu tua untuk meninggal dunia. Karena kita terpisah jarak, tentu saja lita sangat jarang bertemu, meskipun demikian silaturahmi kita tetap terjaga.
Teringat keceriaanmu setiap kita bertemu. Seingatku terakhir kita bertemu setahun yang lalu. Kau bilamg ingin sekali berkeliling ke rumah saudara saudara di bogor dan jakarta, dan ingin menginap di rumahku. Katamu kau ingin cerita tentang banyak hal, ingin memgunjungi tempat-tempat rekreasi yang ada di bogor, dan aku berjanji akan memgantarmu ke tempat rekreasi yang kau inginkan. Tapi ternyata takdir berkata lain, Allah telah memanggilmu sebelum kita dapat bertemu. Sedih rasaanya…dan yang lebih menyedihkan lagi, aku tidak bisa mengantar kepergianmu karena saat pandemi covid 19 ini terhalang aturan PSBB.
Begittu cepat kau pergi saudaraku, sakit yang kau derita selama beberapa bulan memgantarmu pada peristirahatan terakhir. Saat sumi dan anak-anakmu masih sangat membutuhkanmu. Kaami sangat menyayangimu, tapi Allah lebih sayang padamu. Selamat jalan sayfaraku, semoga Allah mengampuni semua salah dan khilafmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisiNya
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren tulisannya bun.....aamin yra smg khusnul khotimah
Aamiin yra...trm kasih bun
Sedih banget Bu Anis...tak terasa turut mendirikan air mata ...semoga Husnul khotimah..aamiin
Aamiim yra...makasih bu Rika
Menitikan air mata maksudnya...
Keren
Terima kasih bun
Aamiin yra.semoga Husnul khotimah
Aamiin yra...trm kasih bun