
RAHASIA BUMI (Tantangan grusiana hari ke 17)
RAHASIA BUMI
Cucu Nurajijah
#tantangan_menulis_gurusiana
#tantangan_hari_ke_17
Sore tadi ku lihat langit tak seperti hari biasanya, Nampak cerah dan merona, pertanda bahwa langit tak akan menangis hari ini. Bisa ku nikmati terbenamnya sang mentari terlihat di sebelah barat pelan namun pasti akhirnya ditelan bumi.
Petang harinya ku dengar gemuruh petir saling bersahutan, seolah sedang berperang satu sama lainnya, lengkap dengan lampu disko di langit menambah suasa kelam petang tadi. Suara gemuruh yang makin lama makin menjadi, padahal langit tak menurunkan hujannya.
Menurut orang tua zaman dahulu hal tersebut terjadi sebagai pertanda hujan di daerah atau wilayah lain, dan itu sudah dianggap sebagai suatu kebenaran bagi sebagian orang banyak, termasuk bagi suamiku, iapun mengatakan hal yang sama ketika kami sedang makan malam.
Tiga puluh menit kemudian, langit menumpahkan air matanya di bumi Campaka, suara gemuruh petir dan lampu disko di langit membersamai turunya hujan. Nampaknya prediksi banyak orang tidak tepat, prediksi suamikupun juga tidak tepat.
Kembali diingatkan pada fenomena alam yang sering terjadi di bumi Indonesia, kadagkala kita memprediksi Sesuatu yang salah, terhadap pertanda-pertanda bumi yang sering muncul. Nyatanya bumi punya caranya sendiri, merahasiakan fenomena yang terjadi pada penghuni bumi, agar kita perlu berhati-hati. Seperti hari ini langit yang Nampak cerah dan suara gemuruh petir diartikan sebagai tak akan turunnya hujan. Namun kenyataan yang terjadi bumi memerintahkan langit untuk menurunkan hujan.
Dari hal sederhana ini kita belajar, bahwa taka da manusiapun di muka bumi mengetahui tentang rahasia-rahasia bumi yang akan terjadi, hanya Allah SWT lah yang Maha Mengetahui, karena Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan, Allag SWT tahu yang terbaik bagi hamba-hambanya yang menghuni bumi.
Cianjur, 28 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Inspiratif ulasannya bu. Tanda2 fenomena alam menjadikan kita percaya kebesaran sang pencipta. Salam sukses bu
Iya Bapak, hanya saja seringkali kita berburuk sangka. Salam sukses juga pak. Salam Literasi