Dedi Wahyudi

Terlahir dengan nama Dedi Wahyudi di Teluk Air Karimun pada tanggal 12 Januari 1975. Memulai pendidikan dasar di SD Swasta Santo Yusup (1987), SMP Negeri 2 Kari...

Selengkapnya
Navigasi Web
MI LENDIR BIKIN NAKSIR

MI LENDIR BIKIN NAKSIR

MI LENDIR YANG BIKIN NAKSIR

            Mi lendir ini adalah salah satu makanan atau sarapan pagi favoritku. Selalu ku tunggu orang yang menjajakan kuliner kegemaranku sejak dulu di simpang jalan itu. Kira-kira sekitar 500 meter dari tempat tinggalku. Dengan sepeda motor memakan waktu lima sampai sepuluh menit. Penjaja mi lendir aku memanggilnya dengan nama Pakde karena beliau orang yang beretniskan dari Pulau Jawa.Mie lendir buatan Pakde enak sekali. Isinya jumbo alias lumayan banyak dan pembelinya antri dengan barisan  yang cukup panjang.Ini membuat aku selalu untuk bergegas ke tempat dimana Pakde itu mangkal untuk menjajakan kuliner paginya buat sarapan pagi bagi pelanggan setianya.Dari pukul enam pagi hingga pukul sepuluh atau sebelas pagi Pakde tersebut sudah kembali ke rumahnya dari menjajakan kulinernya.Rumahnya tidak begitu jauh dari simpang jalan itu tempat beliau memakirkan gerobak sorongnya yang sedemikian rupa.

            Pemandangan ini terjadi sudah lama karena Pakde ini telah meninggal dunia dan diteruskan oleh keluarganya. Namun racikan atau pelayanan yang diberikan oleh keluarganya agak sedikit berbeda dengan almarhum Pakde ini.Nah itu mengenang sosok pria yang ku sebut dengan Pakde ini maka jajanan atau sarapan pagi layak untuk ku tulis menjadi sebuah tulisan yang menarik perhatian para pembaca untuk lebih mengenal kuliner yang satu ini.

            Ada beberapa pertanyaan yang penulis ajukan kepada para pembaca tulisan ini yang budiman.Silahkan ikuti tulisan dari awal hingga akhir.Apakah para pembaca sudah pernah mendengar, melihat, dan mencicipi  hidangan  kuliner diatas yang menjadi judul tulisan penulis dalam kesempatan yang baik ini? Kalau sudah bersyukurlah jika belum pernah penulis ucapkan alhamdulilah.Mari kita kupas sedikit demi sedikit informasi tentang kuliner yang sangat istimewa ini.

            Dari nama akan membuat siapa saja pasti mengernyitkan kening atau dahi dan akan menimbulkan seribu tanya di benak masing-masing pembaca.Mungkin ada pertanyaan seperti ini.Apakah ini nama sebuah kuliner hebat, terbaik, terenak atau apa saja? Bagaimana pembuatannya? Dari manakah kuliner ini berasal? Bahan-bahannya apa saja? Siapa saja yang bisa menikmatinya?

Kuliner yang satu ini adalah kuliner andalan di tempat kelahiranku  yaitu di kabupaten kecil yang bernama Karimun.Kabupaten yang berbatasan langsung dengan dua negara jiran (tetangga) yakni Malaysia dan Singapura.Dari sekian banyak kuliner yang ada di tempat domisiliku, kuliner atau jajanan ini mudah sekali ditemui di jalan-jalan raya. Dengan gerobak sorong yang berkeliling atau yang terletak di kedai-kedai kopi di waktu pagi hingga siang hari.Rata-rata orang yang berjualan kuliner ini adalah orang-orang bersukukan Jawa.

Jajanan atau kuliner  ini dibuat dari bahan-bahan sebagai berikut satu bungkus  mie kuning, satu ons tauge, tiga lembar daun bawang yang diiris, sebutir telur dan cabe rawit secukupnya.rebus serta tauge dan telur rebus. Dua helai daun kencur dihaluskan.Sebutir telur direbus dan dua ons kacang tanah digoreng, serta satu ubi jalar direbus.Cara pembuatannya adalah sebagai berikut semua bumbu dihaluskan dan dimasak.Selanjutnya ditambahkan dengan air hingga tiga atau empat gelas.Serai yang digeprak bersama daun salam.Masaklah sampai mendidih dan jangan lupa diberi garam serta penyedap rasa secukupnya untuk menambah lezat dan enaknya bumbu kuah kacang tersebut.

Selanjutnya masukkan mie kuning dan tauge sebentar lalu angkat serta letakkan dipiring juga telur disiram dengan kuah kacang yang akan menggugah selera para pemburu kuliner khas Karimun ini.Anda tidak percaya? Boleh saja Anda tidak percaya.Anda akan rugi dan menyesal. Untuk itu datang dan kunjungi  ke Karimun dan  kami akan pastikan Anda akan kembali mencicipi kuliner yang sangat istimewa dan unik.

Setelah Anda menyantap kuliner ini maka Anda akan merasakan sensasi bumbu kuah kacang yang diramu sedemikian rupa bersamaan dengan mie kuning, telur rebus,dan cabe rawit yang akan membuat isi kepala bertabur bintang-bintang di langit karena beberapa potong cabe rawit yang dipotong kecil-kecil  menambah suasana melahap makanan khas yang spesial.

Mie Lendir ini berasal dari Kepulauan Riau dan menyebar ke seluruh negeri di provinsi yang masih muda belia ini. Dari segi nama disebabkan karena bumbu kuah kacangnya yang membuat kuliner yang satu ini menjadi berbeda, mungkin akan membuat orang agak geli atau lucu mendengarkannya Atau takut ingin menyantapnya karena berlendir.Atau  ada kemungkinan lain yaitu penasaran akan  bentuk, rasa, tekstur,dan lain-lain dari kuliner  Kabupaten Karimun.Jadi ingin mencoba jajanan yang cukup eksotis ini.

Untuk diketahui bersama bahwa Pak Mohammad Ihsan, Paklek Murman, dan Mas Eko Prasetyo sudah pernah mencicipi kuliner lezat khas tempat tanah kelahiran sang penulis artikel ini ketika ada pelatihan Sagusabu Karimun 1 dan 2.  Ada yang mau mencoba?

 

BIODATA PENULIS

 

DEDI WAHYUDI, S.Pd,  lahir di Teluk Air Karimun pada tanggal 12 Januari 1975. Alumni FKIP Bahasa Inggris Universitas Riau  2001. Kini diamanahi sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Moro. Bisa dihubungi melalui alamat rumah Batu Lipai RT 2 RW 1 Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau 29664 dan nomor kontak 08563805350 serta email [email protected] dan [email protected] Beliau memiliki hobi antara lain menulis puisi, membaca buku, bermain tenis meja, mendengarkan musik, dan berkebun.

 

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post