Edy Siswanto

Dr. Edy Siswanto, S.Pd., M.Pd. adalah Doktor Bidang Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Pemerhati Politik dan Pendidikan, Lulus ter...

Selengkapnya
Navigasi Web
Mencari Bentuk Pengembangan MGMP (Catatan Bimtek Pengembangan MGMP Propinsi)
Penulis bersama E. Sutrisno, Kasie PTK Disdikbud Prop Jateng

Mencari Bentuk Pengembangan MGMP (Catatan Bimtek Pengembangan MGMP Propinsi)

Mencari Bentuk Pengembangan MGMP (Catatan Bimtek Pengembangan MGMP Propinsi)

Oleh : Edy Siswanto(Ketua MGMP Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Kabupaten Kendal)

Semarang, Hotel Siliwangi. Tanggal 10-12 Juli 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah memberikan layanan dan bimbingan penyelenggaraan MusyawarahGuru Mata Pelajaran (MGMP) Mata Pelajaran (mapel) produktif (C2 dan C3). Sejumlah peserta 70 orang dari seluruh SMK di Jawa Tengah yang ditunjuk. Terbagi dalam dua kelompok. Kelompok fasilitator guru pembelajar online dan kelompok ketua/pengurus MGMP SMK. Program ini sebagai program Pengembangan dari pemerintah seiring inpres No. 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam bidang peningkatan mutu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Kembali tahun ini dilanjutkan dengan berbasis komunitas (MGMP). Sebagai ganti dua tahun lalu yang pernah berjalan dengan program Guru Pembelajar Online (GPO). Masih terus dicari bentuk dan format pelatihan guru SMK yang sedemikian kompleks. Belum begitu jelas apakah akan ada kelanjutannya atau tidak banyak pihak masih menunggu. Namun harapannya terus berlanjut. Demikian Eris Yuiyanto, S.Pd., M.Pd. selaku Kabid Ketenagaan Disdikbud Jateng saat memberi sambutan sekaligus membuka acara pengembangan MGMP propinsi di Hotel Siliwangi Semarang.

SEPERTI DIKETAHUI KOMPETENSI GURU BELUM MEMENUHI HARAPAN. MASIH BANYAK YANG RENDAH. DISEBABKAN DIANTARANYA TAK SESUAINYA DISIPLIN ILMU DENGAN YANG DIAJARKAN. KURANGNYA GURU, SEHINGGA MENGAJAR BANYAK MAPEL DAN KURANG MAKSIMAL. KURANG TERUPADATE-NYA GURU TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI YANG BERKEMBANG PESAT.

AKIBATNYA SMK SERING MENJADI “SASARAN” HANYA SEBAGAI PENCETAK TENAGA PENGANGGURAN.

Pentingnya pertemuan dalam pelayanan dan pembimbingan MGMP terutama mapel produktif. Diperlukan penyamaan persepsi. Sesuai dengan program dimaksud agar bisa berjalan dengan lancar dan sesuai yang ditetapkan. Akan diberikan materi bagaima pengurus MGMP mengetahui konsep landasan dan dasar hukum MGMP, menyusun AD/ART sampi ke penyusunan program kerja MGMP. Lanjut Eris.

Edy Sutrisno selaku staf kasie ketenagaan sekaligus ketua panitia acara menyampaikan. Maksud dan tujuan acara pelayanan dan pembimbingan MGMP produktif di lingkup Jawa Tengah adalah, pertama memastikan semua daerah telah terbentuk MGMP dengan lengkap kepengurusan, ada program AD/ART. Bahkan bisa sampai ke NPWP dan akte notaris. Kedua, memastikan AD/ART dipahami segenap komponen anggota MGMP. Ketiga, memastikan MGMP sebagai wadah kegiatan PKB. Keempat, segera menangkap peluang bagi anggotanya sampai kepelosok daerah untuk adanya pelatihan secara daring, online dengan dipandu fasilitator yang sudah mendapat pembekalan.

Hasil yang diharap, pertama termotivasinya guru membentuk kepengurusan terutama tingkat Provinsi . Menyusun program kegiatan dengan memanfaatkan wadah kegiatan guru melalui MGMP. Kedua, tersusunnya AD/ART MGMP produktif SMK baik tingkat Provinsi maupun kepengurusan di tingkat Kabupaten. Ketiga, terselenggaranya PKB secara kolektif oleh seluruh anggotanya. Baik offline maupun daring dengan dibantu fasilitator yang sudah ditentukan pemerintah. Mendapat sertifikat pelatihan oleh Disdikbud Propinsi Jawa Tengah.

Materi dan struktur program pembimbingan MGMP difokuskan bagaimana MGMP bisa memahami tentang kebijakan PKB. Bis terwujud sesuai aturan dan prosedur aturan main dalam MGMP sesuai konsep dan landasan MGMP dalam rambu-rambu kegiatan MGMP oleh Dirjen PMPTK, Depdiknas.

Dilain pihak sesuai Permen PAN RB no 9 tahun 2009 tentang jabatan fungsional Guru dan angka kreditnya, guru dipersyaratkan melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKN). Agar dapat naik pangkat ke jenjang berikutnya. PKB dilaksanakan sesuai kebutuhan dengan bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya. Dengan basis komunitas dan kebutuhan guru yang bersangkutan. Kebutuhan dimaksud adalah kebutuhan untuk mencapai dan memperbaiki standar kompetensi yang pernah dicapainya dalam UKG tahun lalu.

Demikian disampaikan Narasumber Dr. Mulida dari LPMP Jawa Tengah. Saat memberi materi Konsep dan Landasan pembimbingan MGMP tingkat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Siliwangi Semarang.

Nur Ikhsan, Salah satu peserta dari Demak, merasa senang diundang untuk ikut berbagi dalam pengembangan MGMP. Sekalipun masih ada kebingungan. Belum ada kesepakatan MGMP tingkat propinsi ini apakah berbasis bidang keahlian, program keahlian ataukah kompetensi keahlian seperti yang ada di masing-masing Kabupaten/kota.

DEMIKIAN KITA TUNGGU HASIL PKB DENGAN BERBASIS KOMUNITAS SEMOGA KEBUTUHAN AKAN PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KUALITAS GURU AKAN MENINGKAT. LEBIH PENTING LAGI KEGIATAN INI SEBAGAI STIMULUS, BAGI MGMP UNTUK TERUS BERGERAK IKUT MENINGKATKAN KOMPETENSI KUMUNITASNYA TANPA BERGANTUNG KEPADA BLOGRANT ATAU BANTUAN PEMERINTAH. KITA TUNGGU KIPRAHNYA..

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post