Murdianah,SP

Guru di SMKN 1 Pringgasela Lombok Timur NTB. Bersama kanker terus belajar, berjuang, menentang dan menang. Hidup menjadi manusia baru...

Selengkapnya
Navigasi Web
Keriting Jiwa

Keriting Jiwa

Keriting Jiwa

Kamu tahu? Menjadi penumpang saat rotasi waktu takkan berpaling ke masa lalu Adalah pasrah yang tak mampu disedu dengan temu Lempar kata, sembunyi rasa Egois...

Maaf, hati ini bukan panti Tak semudah kau datang lalu memboyongnya pergi Lumut tumbuh dimusim semi Namun hujan tak dapat mengusir debu kenangan tanpa seizin hati

Tak ada yang merencanakan pertemuan Tak ada yang merayakan perpisahan Keduanya hanya kepastian untuk pergi dan menjaga Kepastikan untuk diganti dan diterpa Kepastian untuk takkan ada sapa dan tawa

Keriting jiwa pura-pura bahagia Petualang selalu mendapat petunjuk arah Lalu lalang selalu berbisik, pertemuan dan perpisahan selalu diulang Permisi, kiat mengasingkan jiwa

Rumah Kabar, 29 Juli 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Puisinya selalu indah. Kok baitnya ngumpul Aunty. Nggak biasanya.

29 Jul
Balas

cadas dan memukau jiwa. sukses selalu.

29 Jul
Balas

Barakallah keren Puisinya Bunda Sholihah

30 Jul
Balas



search

New Post