Tembang Kenangan bersama INSPIRASA Band
Reportase
Mingguku, 26 September 2021, di Kaliwungu bersama komunitas tembang kenangan (TAOS). Bertempat di kediaman Pak Tholib Kaliwungu Kendal.
Terima kasih pada Pak Tholib dan Bu Upit yang telah menyiapkan tempat ( studio musik) untuk menyalurkan hobi bernyanyi emak- emak dan bapak- bapak. Kami memang cuma bernyanyi sekedar melepas penat dan refresing setelah bekerja. Agar otak kanan dan kiri seimbang. Tak lebih dari itu. Ketika Senin kembali beraktivitas sudah fres kembali.
Terus terang karena kemarin aku pertama kali datang ke Kaliwungu. Maka ketika masuk ke rumah bagian belakang dan melihat studio musik miliki pribadi yang luar biasa megah lengkap dengan alat musik dan soundnya. Ada rasa ciut nyali ini. Mampukah aku bernyanyi? Ealah, aku kan cuma nyanyi asal-asalan. Istilah orang berkata, "Kentut aja fals apalagi bernyanyi? Ah, nggak papa," batinku menyemangati diri. Toh di gruop ini semua teman mendukung dan membantu ketika aku mengalami kesulitan.
Aku hanya memegang prinsip yang penting bahagia, urusan suara nomor dua. Aku tidak berprofesi sebagai penyanyi, bisa mengikuti musik yang dimainkan saja sudah bersyukur. Ditambah lagi bisa memiliki teman yang memiliki hobi sama, tidak memandang pangkat dan jabatan tentunya sangat menyenangkan dan membuat imun meningkat.
Namun tetap saja setiap namaku dipanggil untuk pentas pasti rasa grogi menyeruak, mulai dari teks di gawai nggak ketemu, lirik tidak hapal, telat masuk, nyanyi sambil ketawa karena salah. Ah, ada-ada aja.
Maka ketika aku datang terus mengisi daftar kehadiran serta lagu yang akan dinyanyikan. Giliran mengambil undian antrian pentas. Aku mulai grogi. Kuambil undian sambil berdoa agar tidak mendapat nomor 1. Ketika kulihat undian dapat nomer 13, ada rasa lega. Tetapi ketika melihat temanku mendapat antrian nomor 24, timbul niatanku untuk tukar nomor saja. Biar tidak nyanyi duluan.
Benar saja kemarin ketika giliranku dipanggil naik ke panggung, kurasakan tanganku dingin dan jantungku sedikit berdegup, seperti syair lagu yang kunyanyikan. Mungkin juga ada beberapa teman yang ikut tegang ketika melihatku bernyanyi. Lancarkan? salah masukkan? salah nadakah? serba salah pokoknya.
Alhamdulillah, akhirnya aku mampu juga menyelesaikan satu lagu. Mungkin
karena sound dengan suara yang mantap, membuat suaraku yang cempreng sedikit terbantu.
Kenangan ini tak kan terlupa. Semoga suatu saat kami bisa datang mengunjungi studio ini kembali bersama INSPIRASA BAND dan komunitas TAOS. Seduluran saklawase.
Terima kasih pada gruop INSPIRASA BAND (Pak Tom, Mas Andi, Mas Harry, Mas Jay, Mas Benk, dan Pak Lis atas kesabarannya ketika mengiringi aku berlatih.
Pratinia, 26 Oktober 2021



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar