Yang tak Tahu tak kan Rasa
#tantanganharike354
#tantangangurusiana
--
Pertama kali dipindah ke divisi ini aku merasa sakit hati. Kepindahanku yang terjadi setelah kehadiran manajer baru di divisi lamaku membuatku curiga jika kepindahan ini adalah hasil campur tangan manajer baru itu. Sejak kehadirannya aku memang sering berselisih pendapat dengannya. Namun apa yang kulakukan adalah dalam konteks professional, bukan ngeyel tanpa dasar. Akan tetapi justru manajer baru sepertinya yang menerapkan prinsip like and dislike sehingga aku yang mungkin dianggap duri dalam daging harus disingkirkan.
Seiring berjalannya waktu, ternyata divisi baru yang sering dianggap divisi kelas rendah ini justru memberikan kenyamanan batin untukku. Di sini aku bebas berkreasi sehingga potensiku bisa berkembang maksimal. Bersama teman-teman satu tim kami bekerja sama dan bersaing secara sehat untuk kemajuan perusahaan sekaligus keuntungan juga untuk kami pribadi. Terkadang orang yang tidak tahu memang sering menilai salah pada keadaan yang terjadi pada orang lain. Justru divisi kami inilah tulang punggung perusahaan. Apanya yang kelas rendah?
Kawan-kawan dari divisi lama masih sering berkomunikasi denganku. Secara tidak langsung mereka sering menampakkan rasa iri pada kebebasan dan prestasiku di divisi baru. Namun ketika dengan nada bercanda aku mengajak mereka untuk minta pindah, jawaban mereka seragam. “Aku tak istikomah di sini saja,” dengan tatapan mata menerawang. Jika hanya satu dua orang yang menjawab dengan jawaban sama mungkin tidak aneh. Namun jika genap enam orang, sepertinya kawan-kawanku sudah berubah menjadi robot di bawah kepemimpinan manajer baru itu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mantap mbak Yun... Keren pisan Pentigrafnya... Sukses selalu
Terima kasih, Pak. salam sukses kembali.
Wah, ada saja rasa iri begitu ya Bu Yuniar. Penuh hikmah dan pembelajaran. Sehat dan sukses selalu. Salam literasi.
Hikmahnya jangan membenci sesuatu yang kita tidak tahu. Boleh jadi itu yang terbaik untuk kita. Salam sukses kembali, Bu.
Kalau sdh di zona nyaman, kadang enggan mencari tantangan hehe.... Pentigraf yang bermakna
Betul Bu. Sudah Pewe, hehehe...
Keren ceritanya bu, jadi ingat jaman kerja ngantor dulu..salam sukses bunda
Enak ngajar ya, Bu, hehehe... Salam sukses kembali.
Twist nan keren Bun. Sehat dan sukses selalu
Terima kasih Bunda Elvina.
keren bu Yuni... salam sukses selalu
Terima kasih, Bu. Salam sukses kembali.
Keren Bu ceritanya dan salam sukses
Terima kasih Bu Aisyah. Salam sukses kembali.
Pentigrafnya keren dan menarik, sukses selalu untuk Ibu
Terima kasih, Bapak. Salam sukses kembali.
Gawat dampai genap .. keren banget Bun. Semoga sehat selalu aamiin
Terima kasih, Bunda. Aamiin... Doanya untuk Bunda juga.
Keren ceritanya, Bu Yuniar. Salam sukses selalu.
Terima kasih Bu Yuria. Salam sukses kembali.
Wah gawat bunda.. Tapi keren twistnya
Terima kasih apresiasinya, Bunda.
Keren pentigrafnya, Bun. Salam sehat dan sukses, Bun.
Terima kasih Bunda Yessy. Salam sukses kembali.
Wah pentigraf yang bgs Bun, sukses selalu ya
Terima kasih Bunda. Salam sukses kembali.
Waduh, seperti robot yang kaku dan selalu menurut. Terkungkung dan sulit berkembang. Keren Bu
Ibu ini semakin lihai menulis pentigraf yang keren menewen. Mantab banget bu, saya suka saya sukaaaaa. Sukses selalu dan salam literasi.
Sepertinya ini zona nyaman baru, Pak, hehehe... Terima kasih apresiasinya. Salam sukses kembali.
Pentigrafnya unik Bu Yuniar. Keren twist nya.
Terima kasih Bu Wigati.
Buat apa orang takut didepan padahal di belakang tidak sama sekali alias ada tak di anggap ya bun
Mungkin berada di zona nyaman..sehingga unt bergerak ke lain divisi.... merasakan ada ketakutan..sukse Bunda cantik..salam Literasi
Tak mau pindah, tentu ada berbagai alasan. Siip ... pentigrafnya, Bu Juni. Salam sukses.
wah keeren twist nya bu
Jangan ada rasa iri ya Bu Yuniar.
Janganlah kamu membenci sesuatu, boleh jadi itu akan memberi kebaikan padamu
Cakep pentigrafnya Bunda, twistnya ok, salam sukses selalu
Waduh bisa bahaya nggih bun kalau dipelihara rasa itu...keren pentigrafnya bun, sehat n sukses sll nggih
Harusnya the right msn and the right job bukan berdasar like and dislike
Mereka setia kawan bunda. Tetap berada di divisi lama. Sukses untuk karya-karya bunda
Sosok pemimpin yang seperti itu tentu banyak yang tidak suka terkecuali anak buahnya hanya menuruti saja dan takut kehilangan pekerjaan. Tetapi lama-lama kalau dirasakan jadi malas bekerja karena like - dis like.
Betul sekali. Anak buah kerjanya jadi ABS aja.