Kisah Batu Alien (1077)
Kisah Batu Alien
Karya Rismalasari
Di Cangkringan, batu berdiri megah,
Jejak Merapi yang murka bergejolak
Dingin kini, bekas amarah membelah,
Tegur dunia, kita kecil di tengah berkah.
Dahulu ia mengalir, lahar membara,
Menghapus desa, meluluhlantakkan jiwa,
Namun kini batu itu menjadi saksi nyata,
Tak ada yang kuasa menolak takdir-Nya.
Bentang alam berbisik lembut pada nurani,
Bahwa semua ada hikmah di balik tragedi,
Dari abu dan kerikil, tumbuh hijau kembali,
Membuktikan rahmat-Nya yang selalu kasih
Cangkringan menjadi ladang tafakur insani,
Lihatlah kebesaran-Nya yang tiada terperi,
Batu alien adalah tanda yang lestari,
Bahwa di balik bencana, Allah maha tinggi.
( Yogyakarta, 10 Desember 2024 )
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
