Yang Terlewat Diceritakan (1182)
Yang Terlewat Diceritakan
Karya Rismalasari
Di negeri awan, terhampar luas,
Dieng menyapa dengan dingin yang khas.
Candi megah bisikkan cerita,
Tentang leluhur dan masa yang lama.
Mendoan hangat, tempe nan gurih,
Menari di lidah, rasa berseri.
Dibalut sambal, pedas menggoda,
Hangatkan raga di kabut yang nyata.
Suvenir elok tersusun rapi,
Batik dan ukiran, kenangan abadi.
Topeng kayu, syal berwarna,
Oleh-oleh manis tuk yang di rumah.
Tak lupa duren ranum menggoda,
Manis legit, lembut rasanya.
Pulang membawa kisah nan syahdu,
Dieng tersimpan di hati selalu.
( Dieng, 20 februari 2025)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
