Muhibah Literasi (1279)
Muhibah Literasi ke Negeri Seberang
Karya Rismalasari
Menjejak langkah di bumi jiran, Malaysia ramah penuh harapan, Bersama pena, semangat pun terang, Literasi tumbuh, mimpi pun berkembang.
Berbaur budaya dalam satu cerita, Tari zapin, batik, dan wangi teh tariknya, Kampung tradisi hingga kota cahaya, Hikmah budaya menyatu jiwa.
Menara Kembar menjulang megah, Simbol semangat yang tak pernah lelah, Kami berdiri penuh cerah, Menulis kisah dalam langkah yang gagah.
Perjalanan ini lebih dari petualangan, Ini tentang karya, cinta, dan harapan, Dengan puisi kami terus berperan, Menyulam kata, membangun peradaban.
( Kuala Lumpur, )

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
