Rismalasari

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Lisong Di Tangan  Rakyat (1375)
Koleksi

Lisong Di Tangan Rakyat (1375)

Lisong di Tangan Rakyat

Karya: Rismalasari

Di bawah langit berdebu kata,

kau tiup sebatang lisong—

bukan untuk kemewahan,

melainkan tanda tanya yang menyala di dada bangsa.

“Mengapa aku harus berdiri di belakang meja,

bila aku bisa berdiri di atas bumi?”

suaramu menembus tembok birokrasi,

membangunkan nurani di balik seragam dan jabatan.

Engkau bicara bukan dengan amarah,

tapi dengan cinta yang menegur—

tentang anak yang lapar,

tentang sawah yang dijual,

tentang guru yang masih menunggu gaji dan janji.

Lisongmu bukan asap, tapi doa yang mengudara

menyusuri jalanan kota hingga pelosok desa,

menyala di dada pemuda

yang kini belajar menggugat dengan santun,

mencintai tanah air dengan kerja dan kata.

( Bogor, 5 Oktober 2025)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post