Rismalasari

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Merawat Literasi Budaya Lewat Kolaborasi (1429)
Koleksi

Merawat Literasi Budaya Lewat Kolaborasi (1429)

Merawat Literasi Budaya Lewat Kolaborasi: PERRUAS dan Pemerintah Daerah Jambi

 

   Kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam menghidupkan ekosistem literasi budaya. Salah satu contoh konkret adalah kerja sama antara Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERRUAS) dengan Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Jambi melalui penyelenggaraan **Festival Puisi Etnik Nusantara tingkat ASEAN**. Festival ini bukan sekadar agenda seni, melainkan produk kreatif literasi yang sarat makna dan berdampak luas.

 

   Langkah awal kerja sama dimulai dari penyamaan visi. PERRUAS menawarkan gagasan festival sebagai ruang perjumpaan puisi etnik lintas budaya ASEAN, sementara pemerintah daerah memfasilitasi dukungan kebijakan, pendanaan, dan sarana publik. Sinergi ini diperkuat melalui pembentukan panitia bersama, pelibatan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pariwisata, hingga promosi melalui kanal resmi pemerintah.

 

   Tahap berikutnya adalah penguatan partisipasi. Festival dirancang inklusif dengan melibatkan penyair, seniman, pelajar, akademisi, dan komunitas literasi. PERRUAS berperan sebagai kurator artistik dan penggerak komunitas, sedangkan pemerintah daerah memastikan keberlanjutan program melalui agenda tahunan dan jejaring antarwilayah. Skala ASEAN menjadikan Jambi sebagai panggung dialog budaya, sekaligus memperkuat diplomasi kebudayaan.

 

    Dampak bagi pelaku seni terasa nyata. Festival membuka ruang apresiasi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan nilai ekonomi karya sastra dan seni pertunjukan. Seniman lokal memperoleh panggung prestisius, kesempatan residensi, dan kolaborasi lintas negara. Literasi pun tidak berhenti pada teks, tetapi menjelma pengalaman hidup yang menguatkan identitas budaya.

 

    Bagi masyarakat sekitar, festival menghadirkan efek berganda. Aktivitas ekonomi kreatif tumbuh melalui UMKM, pariwisata budaya meningkat, dan ruang publik menjadi lebih hidup. Lebih penting lagi, masyarakat diajak mengenali akar budayanya sendiri, menumbuhkan rasa bangga, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman.

 

    Melalui Festival Puisi Etnik Nusantara tingkat ASEAN, kerja sama PERRUAS dan Pemerintah Provinsi Jambi membuktikan bahwa literasi adalah investasi sosial. Ketika komunitas dan negara berjalan seiring, seni tidak hanya dirayakan, tetapi juga menggerakkan peradaban.

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post