Mengenal Ikon Jambi Tugu Keris Siginjai (1430)
Tugu Keris Siginjai: Simbol Sejarah dan Kebanggaan Jambi
Oleh Rismalasari
Tugu Keris Siginjai adalah salah satu ikon paling terkenal di Kota Jambi — bukan sekadar monumen biasa, tetapi sebuah lambang sejarah, kebesaran, dan identitas budaya masyarakat Jambi.
Lokasi dan AlamatTugu Keris Siginjai terletak di pusat kompleks perkantoran Wali Kota Jambi, daerah yang dikenal sebagai Kota Baru, tepatnya di bundaran depan Balaikota Jambi. Lokasi ini strategis dan mudah dijumpai karena berada di salah satu area inti pemerintahan dan aktivitas masyarakat kota.
Sejarah dan Momentum PembangunanSebelum menjadi Tugu Keris Siginjai seperti sekarang, monumen ini awalnya dikenal sebagai Tugu Jam yang bentuknya mirip dengan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Meski menjadi landmark, tugu tersebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan sejarah lokal Jambi.
Pemerintah Kota Jambi kemudian mengambil langkah penting untuk merevitalisasi tugu tersebut menjadi simbol yang lebih bermakna bagi masyarakat setempat. Transformasi ini dilakukan dengan membongkar struktur lama dan menggantinya dengan desain yang mencerminkan kebanggaan serta warisan budaya Jambi.
Momen bersejarah itu terjadi pada 31 Desember 2017, ketika Wali Kota Jambi saat itu, Syarif Fasha, secara resmi meresmikan Tugu Keris Siginjai — sebuah momentum yang tak hanya menandai pergantian tahun, tetapi juga simbol kebangkitan nilai-nilai sejarah dan budaya Jambi.
Makna dan Filosofi TuguApa yang membuat Tugu Keris Siginjai begitu istimewa adalah bentuk dan maknanya. Tugu ini dirancang menyerupai Keris Siginjai, sebuah senjata pusaka Kesultanan Jambi yang bukan hanya senjata perang, tetapi juga simbol kebesaran, kewibawaan, dan kekuasaan raja dan sultan Jambi pada masa lalu.
Secara keseluruhan, tugu ini memiliki tinggi sekitar 28 meter, dengan bagian kerisnya sendiri setinggi sekitar 9 meter yang dibuat dari tembaga murni oleh perajin dari Yogyakarta.
Desain tugu juga memiliki sembilan struktur besi pipa galvanis berbentuk spiral yang saling merangkai, serta empat patung angsa di bagian batangnya. Kesembilan spiral ini melambangkan sembilan wilayah atau lurah dalam Kerajaan Jambi pada masa lalu, yang dialiri oleh anak-anak sungai penting seperti Batang Asai, Batang Merangin, Batang Masurai, dan lain-lain.
Fungsi Sosial dan PariwisataKini, Tugu Keris Siginjai bukan saja menjadi simbol sejarah, tetapi juga tempat favorit masyarakat lokal dan wisatawan. Kawasan sekitar tugu sering dipakai sebagai area untuk bersantai, berolahraga, berfoto, sampai menikmati kuliner, terutama pada sore hari atau saat akhir pekan. Keindahan taman, air mancur, dan pencahayaan lampu membuatnya semakin menarik sebagai destinasi wisata kota.
Kesimpulan: Tugu Keris Siginjai adalah lebih dari sekadar monumen tinggi di Kota Jambi — ia merupakan jembatan antara masa lalu dan masa kini, menghubungkan masyarakat dengan sejarah kerajaan, simbol budaya, dan kebanggaan lokal. Dari bentuknya yang unik sampai ceritanya yang sarat makna, tugu ini membuktikan bahwa warisan budaya dapat dikemas dalam karya monumental yang juga memikat generasi modern.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
