Senja di Bumi Jambi (1435)
Senja di Gentala Arsy
Karya Rismalasari
Di Gentala Arsy, senja perlahan singgah,
Mentari merunduk di peluk Sungai Batanghari,
Langit bergradasi doa dan warna pasrah,
Angin membawa rindu yang tenang dan berseri.
Langkah kaki menyatu dengan denting waktu,
Lampu-lampu mulai menyala seperti harapan,
Di antara jembatan dan sungai yang bisu,
Cinta tumbuh lirih dalam keheningan.
Kau dan aku terdiam, menatap cahaya terakhir,
Romantis bukan karena kata, tapi rasa,
Senja mengajari makna sabar dan hadir,
Bahwa indah lahir dari jiwa yang menerima.
Terima kasih Tuhan atas nikmat petang ini,
Atas damai yang Kau titipkan di hati,
Di Gentala Arsy kami belajar mensyukuri,
Bahwa cinta dan hidup adalah anugerah-Mu yang suci.
(Jambi, 20 Desember 2025)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
