Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Big Book Media Efektif Membaca Bersama

Big Book Media Efektif Membaca Bersama

Big Book Media Efektif Membaca Bersama

Tantangan hari ke-6

#tantangangurusiana

Salah satu program literasi yang perlu dikembangkan di sekolah adalah budaya baca. Baca dan tulis merupakan ketrampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Kemampuan baca dan tulis akan sangat membantu siswa untuk memperoleh berbagai informasi dan ilmu pengetahuan.

Budaya baca di sekolah dapat dimulai dari kelas awal yaitu kelas 1, 2, dan 3. Mereka bisa difasilitasi dengan kegiatan membaca terbimbing dan membaca bersama. Untuk kegiatan membaca bersama di kelas awal membutuhkan media yang menarik. Big book adalah media yang dapat menarik perhatian siswa ketika diadakan kegiatan membaca bersama.

Big book sama artinya dengan buku besar. Ukurannya memang berbeda dengan buku-buku bacaan pada umumnya. Big book yang pernah saya kenal berukuran sekitar 60 cm x 45 cm. Ketebalan buku antara 10-15 halaman. Isinya berupa tulisan yang sangat jelas pada tiap halaman. Tiap-tiap tulisan disertai gambar yang menarik pada halaman berikutnya. Gambar tersebut untuk memperjelas maksud kalimat. Gambar dibuat berwarna-warni. Dalam big book hanya terdapat satu gagasan pokok. Membaca big book memungkinkan siswa dengan mudah untuk memahami isi bacaan. Big book dibuat dengan menampilkan satu halaman untuk tulisan dengan ukuran huruf yang besar dan jelas sedangkan halaman berikutnya berisi gambar besar untuk memperjelas kalimat.

Big book dapat dibuat sendiri oleh guru sebagai media untuk membaca bersama. Big book dapat dibuat dengan cara menulis satu ide/gagasan yang disertai gambar. Gambar bisa berupa tempelan, lukisan atau cetak. Siswa dan orang tua juga dapat dilibatkan dalam pembuatan big book.

Penggunaan big book saat membaca bersama selain dapat meningkatkan ketrampilan membaca juga dapat dijadikan sebagai media untuk meningkatkan ketrampilan berbahasa lainnya yaitu mendengarkan, menulis, dan berbicara. Adanya kata yang ditulis secara berulang akan memudahkan siswa memahami bacaan. Ketika guru sedang membacakan kalimat, siswa harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh kemudian siswa menirukan secara bersama-sama. Tampilan gambar pendukung yang menarik perhatian juga dapat membantu siswa dalam mengidentifikasikannya. Dari hasil identifikasi yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan untuk menceritakan kembali isi bacaan secara lisan atau tulisan sesuai dengan bahasa sendiri. Nah, dengan demikian ketrampilan membaca, menulis, menyimak/mendengarkan, dan berbicara dapat dicapai secara berkesinambungan.

Kendal, 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post