Istirahat Pertama
Istirahat Pertama
Tantangan hari ke-25
#TantanganGurusiana
Bagi anak sekolah, waktu istirahat merupakan waktu yang selalu diharapkan. Begitu bel tanda istirahat dibunyikan, bergembiralah hati mereka. Tak mengherankan jika mereka dengan segera berhamburan keluar ruangan.
Anak-anak bukanlah robot atau mesin yang bisa digerakkan terus menerus tanpa henti. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, aktivitas berpikir dan bergerak perlu dihentikan sejenak sebelum melakukan kegiatan pembelajaran berikutnya. Kemampuan fisik dan berpikir anak-anak tentu saja terbatas. Oleh karena itu, anak-anak tidak bisa dipaksakan untuk terus menerus berada di dalam kelas.
Istirahat sekolah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Makan, minum, bermain, pergi ke kantin, buang air kecil atau berkunjung ke perpustakaan adalah contoh kegiatan- kegiatan yang biasa dilakukan oleh anak-anak di sekolah.
Berbeda lingkungan sekolah berbeda pula pemanfaatan halamannya untuk tempat istirahat bagi anak-anak. Ada yang memanfaatkan halaman sekolah untuk bermain sepak bola dan ada pula yang menggunakannya sebagai tempat melakukan permainan-permainan tradisional seperti gobag sodor atau sundamanda. Mengisi waktu istirahat sama artinya dengan mengisi waktu luang. Waktu luang ini dapat juga digunakan untuk berlatih menari atau menyanyi dalam mempersiapkan kegiatan lomba.
Menari secara bersama-sama untuk menghadapi pesta siaga membutuhkan tempat yang cukup luas. Oleh karena itu, pada saat istirahat pertama dirasa cukup efektif untuk latihan menari. Pada waktu istirahat pertama biasanya panas matahari belum begitu menyengat. Bahkan akan terasa menyehatkan bagi anak-anak dan memacu keringat keluar dari badan. Meski demikian, anak-anak yang berlatih menari tetap merasa senang karena pikiran mereka akan terasa segar kembali. Menari dapat menghilangkan kejenuhan setelah otak diperas untuk berpikir dalam mempelajari berbagai mata pelajaran yang bersifat kognitif.
Latihan menari bagi kebanyakan anak merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi diiringi musik yang menggetarkan jiwa dapat menggugah semangat dan keceriaan mereka. Meski berlatih di halaman yang panas, seolah tak menjadi penghalang untuk bergembira. Gerak tangan dan kaki yang dipadu dengan lenggak-lenggok badan menjadi tontonan yang mengasyikkan bagi anak-anak lainnya yang tidak ikut berlatih. Anak laki-laki dan perempuan dapat berlatih secara bergantian. Setelah itu, baru kemudian mereka masuk kembali ke dalam kelas begitu waktu istirahat selesai. Istirahat pertama membuat anak-anak kembali segar pikirannya dan siap melanjutkan kegiatan pembelajaran berikutnya.
Kendal, 12-02-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
